Bikin Macet, Jalur Depan Youth Space Klaten Dipasang Cone

Dishub Klaten bertindak tegas menertibkan parkir ngawur pengunjung Youth Space Cafe di Jalan Merbabu usai mendapat aduan warga. Pemasangan traffic cone dan teguran ke jukir dilakukan agar lalu lintas kembali lancar.

Bikin Macet, Jalur Depan Youth Space Klaten Dipasang Cone
Bikin Macet, Jalur Depan Youth Space Klaten Dipasang Cone
Bikin Macet, Jalur Depan Youth Space Klaten Dipasang Cone
Bikin Macet, Jalur Depan Youth Space Klaten Dipasang Cone
Bikin Macet, Jalur Depan Youth Space Klaten Dipasang Cone

Deretan mobil yang terparkir serampangan di sepanjang Jalan Merbabu mendadak ditertibkan. Keluhan warga yang muak dengan lalu lintas tersendat akibat parkir ngawur di depan Youth Space Cafe, Klaten Tengah, akhirnya berbuah tindakan tegas dan cepat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten.

Aduan pesan singkat yang masuk melalui nomor hotline WhatsApp langsung direspons oleh tim patroli lapangan. Setibanya di lokasi pada kawasan Mlinjon, Tonggalan, petugas mendapati jalur yang seharusnya bebas hambatan justru dijadikan kantong parkir dadakan oleh pengunjung kafe. Tanpa basa-basi, tim Dishub langsung menata ulang area tersebut dan memasang deretan traffic cone (kerucut lalu lintas) berwarna oranye terang sebagai barikade pembatas jalan.

Langkah penertiban ini tidak hanya sebatas mematok pembatas fisik. Petugas Dishub juga memanggil pengelola kafe dan juru parkir (jukir) setempat untuk diberikan peringatan sekaligus arahan teknis. Mereka diwajibkan untuk menolak masuk pengunjung jika kapasitas parkir yang disediakan sudah penuh, bukan malah membuang kendaraan ke area terlarang.

"Jukir dan pengelola sudah kami tegaskan agar mengarahkan pengunjung ke tempat parkir resmi yang ada. Kalau memang penuh, kafe harus berani menolak, jangan sampai pengguna jalan lain yang dikorbankan," tegas perwakilan tim Dishub Klaten di lokasi penertiban.

Pemasangan kerucut lalu lintas ini menjadi peringatan keras bagi para pengelola tempat usaha di Klaten agar tidak bersikap egois meraup untung sambil mengabaikan hak publik. Kini, arus lalu lintas di Jalan Merbabu kembali bernapas lega, dan ketegasan petugas ini menetapkan standar baru yang memaksa para pelanggar parkir berpikir dua kali sebelum mematikan mesin kendaraannya di pinggir jalan.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0