Berekspansi, PT SGM Jalani Sidang Addendum Amdal via Zoom
Rapat Penilaian Addendum Amdal PT SGM Pabrik Prambanan menyoroti kelancaran lalu lintas akibat ekspansi pabrik. Ketahui catatan Dishub Klaten terkait kesiapan parkir armada angkutan hingga instruksi pengaturan jalan saat jam pergantian shift karyawan.
Laju truk logistik raksasa yang keluar-masuk area pabrik sering kali menjadi biang kemacetan jika tidak dikelola dengan presisi. Kekhawatiran inilah yang mengemuka saat rancangan pengembangan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) Pabrik Prambanan dibedah kelayakannya secara virtual oleh Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup Jawa Tengah
Rupanya, pabrik nutrisi ternama ini baru saja mengeksekusi rencana pengembangan pada 2024 lalu. Namun, karena skala pengembangannya tergolong minor, hanya di kisaran 2 persen atau jauh di bawah ambang batas 30 persen, mereka tidak diwajibkan menyusun dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) yang baru. PT SGM tercatat sudah mengantongi Rekomendasi Andalalin yang diterbitkan sejak 6 Desember 2013
Dari kacamata manajemen lalu lintas, kondisi di lapangan dinilai masih sangat terkendali. Berdasarkan hasil verifikasi lapangan teranyar pada 18 Juni 2026, volume dan pola lalu lintas di sekitar area pabrik masih relevan dengan kajian lama. Kapasitas kantong parkir internal pun dinilai sangat memadai. Berdasarkan pemantauan, area parkir eksisting sudah dipisahkan dengan rapi berdasarkan jenis kendaraan, ditunjang dengan sistem pemarkaan jalan dan rambu petunjuk yang sangat jelas.
Meski infrastruktur di atas kertas tampak ideal, pengawasan operasional harian tetap tak boleh mengendur. Ritme mobilisasi armada pengangkut bahan baku maupun hasil produksi memang tidak berubah, namun jam-jam krusial tetap menyimpan potensi kepadatan. "Kami meminta pihak security pabrik harus lebih aktif turun tangan mengatur lalu lintas, terutama saat momen pergantian shift. Dan yang paling penting, mereka harus rutin menghimbau armada angkutan barang agar tidak berhenti atau ngetem sembarangan di bahu jalan," tegas perwakilan Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan PJU (MRLL & PJU) Dishub Klaten yang hadir mengawal rapat tersebut
Kelancaran roda produksi sebuah entitas industri raksasa tak akan bernilai jika jalanan di depan gerbangnya justru menjadi simpul kemacetan bagi warga sekitar. Komitmen nyata PT SGM dalam mengeksekusi catatan-catatan teknis ini kini ditunggu kelanjutannya di lapangan, demi memastikan napas industri dan kenyamanan mobilitas publik bisa melaju selaras tanpa hambatan.
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?