Ambisi Terhenti, Dishub Klaten Akui Ketangguhan Voli Sukoharjo

Dishub Klaten menerjunkan 18 personel andalannya untuk bertarung adu gengsi di ajang Lomba Voli Harhubnas 2026 di Sport Hall Terminal Tirtonadi.

Ambisi Terhenti, Dishub Klaten Akui Ketangguhan Voli Sukoharjo
Ambisi Terhenti, Dishub Klaten Akui Ketangguhan Voli Sukoharjo
Ambisi Terhenti, Dishub Klaten Akui Ketangguhan Voli Sukoharjo
Ambisi Terhenti, Dishub Klaten Akui Ketangguhan Voli Sukoharjo
Ambisi Terhenti, Dishub Klaten Akui Ketangguhan Voli Sukoharjo

Gemuruh Sport Hall Terminal Tipe A Tirtonadi menjadi saksi bisu runtuhnya ambisi skuad bola voli Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten. Datang dengan mental baja dan asa juara yang menggebu, langkah mereka nyatanya harus terhenti secara dramatis di atas lapangan. Pertahanan blok rapat yang dibangun susah payah akhirnya hancur lebur dihantam rentetan smes tajam dari rival tetangga, kontingen Dishub Kabupaten Sukoharjo.

Laga gengsi antar instansi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 ini sejatinya berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Sebanyak 18 pemain dan ofisial Dishub Klaten yang dikomandoi oleh penanggung jawab Sapto Widi Harsono awalnya tampil mendominasi dengan strategi agresif. Namun, determinasi tinggi dan variasi serangan taktis dari tim Sukoharjo perlahan namun pasti memaksa para "pahlawan aspal" Klaten ini bertekuk lutut.

Kekalahan ini jelas menjadi pukulan telak, terlebih mengingat persiapan matang serta instruksi pimpinan untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaik secara penuh tanggung jawab. Kendati demikian, sportivitas tetap menjadi pemenang utama. "Kalah dan menang adalah hukum alam di lapangan. Sukoharjo bermain lebih solid hari ini, tapi kami pastikan kekalahan ini menjadi amunisi untuk evaluasi total," ujar salah satu ofisial Dishub Klaten seusai berjabat tangan dengan tim lawan.

Langkah Dishub Klaten di turnamen gagasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat ini memang harus kandas lebih awal. Meski trofi juara Harhubnas gagal dibawa pulang ke Kota Bersinar, keringat yang menetes di Tirtonadi telah mengukir mental juang baru. Kekalahan dari Sukoharjo kini resmi menjadi alarm kebangkitan; sebuah sinyal peringatan bahwa Dishub Klaten siap kembali tahun depan dengan smes yang jauh lebih mematikan.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0