Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten

Belasan siswa TK Pertiwi Bulusan antusias 'menginvasi' kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten. Lewat program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD), mereka diajak keliling CC Room hingga belajar rambu dengan cara yang super fun!

Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten
Serunya 13 Siswa TK Jajal CC Room Dishub Klaten

Lobi utama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten mendadak riuh oleh celoteh riang belasan anak berseragam kotak-kotak ungu. Tanpa rasa canggung, para siswa TK Pertiwi Bulusan ini dengan antusias menunjuk deretan layar monitor raksasa yang menampilkan arus lalu lintas kota secara real-time. Bukan sekadar jalan-jalan biasa, mereka tengah 'diwisuda' menjadi pelopor keselamatan jalan masa depan.

Keriuhan edukatif ini merupakan bagian dari program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) yang digelar pada Senin, 7 September 2026, untuk menanamkan budaya tertib berkendara semenjak bangku taman kanak-kanak. Dijemput langsung menggunakan bus sekolah khusus, sebanyak 13 bocah cilik ini disambut hangat bak tamu VVIP oleh jajaran petinggi Dishub mulai dari Kepala Bidang Lalu Lintas hingga jajaran staf di halaman depan kantor.

Raut takjub terpancar saat mereka diajak menembus ruang Command Center (CC Room) yang biasanya steril dari publik. Keseruan kemudian memuncak di lobi atas saat para staf Dishub menggunakan alat peraga visual seperti helm standar dan replika rambu lalu lintas yang dibawakan dengan gaya bercerita ala anak-anak. "Kita ingin anak-anak paham bahwa menjaga keselamatan di jalan itu seru dan sangat penting, sekaligus mengenalkan wajah ramah petugas Dishub yang mungkin selama ini belum mereka kenal sedekat ini," ungkap Dhani, salah satu petugas yang memandu acara sekaligus mempraktikkan cara menyeberang jalan yang aman.

Pembelajaran interaktif yang ditutup dengan sesi foto bersama ini sukses menyihir anak-anak agar lebih sadar akan bahaya di jalan raya. Ke depannya, memori tentang serunya memakai helm dan mematuhi rambu ini diharapkan tidak hanya mengendap sebagai teori di dalam kelas, namun justru menjadikan mereka 'polisi cilik' yang berani menegur orang tuanya sendiri jika nekat melanggar aturan lalu lintas.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0