32 OPD Klaten Rapatkan Barisan! Renstra PKK 2025-2029 Siap Digarap demi Indonesia Emas

Sebanyak 32 OPD dan BUMD Kabupaten Klaten hadir dalam Rapat Penyusunan Renstra TP PKK 2025-2029 di Aula Dispermasdes, 4 Maret 2026. Renstra ini mengacu pada hasil Rakernas X PKK dengan visi Keluarga Berdaya menuju Indonesia Emas 2045.

32 OPD Klaten Rapatkan Barisan! Renstra PKK 2025-2029 Siap Digarap demi Indonesia Emas
32 OPD Klaten Rapatkan Barisan! Renstra PKK 2025-2029 Siap Digarap demi Indonesia Emas
32 OPD Klaten Rapatkan Barisan! Renstra PKK 2025-2029 Siap Digarap demi Indonesia Emas

Bukan rapat biasa. Rabu pagi (4/3/2026), Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Klaten dipenuhi perwakilan dari 32 instansi se-Kabupaten Klaten. Mereka hadir untuk satu misi besar: menyusun Rencana Strategis (Renstra) Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten Tahun 2025-2029.

Rapat ini bukan sekadar formalitas tahunan. Ini adalah langkah nyata untuk menerjemahkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK yang digelar di Samarinda, Kalimantan Timur pada 8 Juli 2025 lalu menjadi aksi konkret di tingkat daerah. Dan Klaten nggak mau ketinggalan.

Undangan Resmi dari Sekda, 32 Instansi Langsung Bergerak

Melalui Surat Undangan Nomor B/400.10/95/17 tertanggal 27 Februari 2026, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jaka Purwanto, S.Sos., M.M. secara resmi mengundang seluruh Kepala OPD, Direksi BUMD, hingga pimpinan rumah sakit daerah untuk hadir.

Yang diundang bukan main-main jumlahnya. Mulai dari Inspektur Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, sampai Direktur RSUD Bagas Waras, RSJD R.M. Soedjarwadi, Perumda Air Minum Tirta Merapi, dan PT BPR Bank Klaten. Total 32 undangan, semua punya peran strategis dalam mendukung gerakan PKK di Klaten.

Kenapa sebanyak itu? Karena program PKK menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dari urusan pendidikan, kesehatan, pangan, ekonomi keluarga, sampai kelestarian lingkungan. Nggak bisa hanya diurus satu dua dinas saja.

Rakernas X PKK Jadi Pondasi: Visi Besar Menuju Indonesia Emas 2045

Materi yang dibahas dalam rapat ini berpijak langsung pada hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, sebuah forum nasional lima tahunan yang menetapkan arah Gerakan PKK untuk periode 2025-2029.

Visi yang diusung jelas dan berani: "Terwujudnya Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045". Bukan visi kosong. Visi ini diturunkan menjadi tiga pilar strategi utama:[2]

  • Penguatan Keluarga sebagai Subjek Pembangunan mendorong kemandirian keluarga dalam pembinaan karakter, ekonomi, ketahanan pangan, dan kesehatan.
  • Penguatan Kapasitas Kader dan Kelembagaan PKK meningkatkan kualitas kader lewat pelatihan, digitalisasi, dan sistem informasi keluarga berbasis data.
  • Peningkatan Kualitas Program dan Kemitraan  mendorong inovasi program dan kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Ketiga pilar ini menjadi kerangka besar yang harus diterjemahkan setiap daerah ke dalam Renstra masing-masing. Dan itulah yang sedang dilakukan Klaten hari ini.

10 Program Pokok PKK: Dari Pancasila sampai Perencanaan Sehat

Renstra yang disusun mengacu pada 10 Program Pokok PKK yang sudah dikenal luas dan menjadi tulang punggung gerakan pemberdayaan keluarga di seluruh Indonesia:

  1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
  2. Gotong Royong
  3. Pangan
  4. Sandang
  5. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga
  6. Pendidikan dan Keterampilan
  7. Kesehatan
  8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
  9. Kelestarian Lingkungan Hidup
  10. Perencanaan Sehat

Setiap program punya isu strategis yang harus dijawab. Mulai dari maraknya judi online dan pinjaman ilegal, tingginya stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, sampai rendahnya kesadaran masyarakat soal administrasi kependudukan.

Program Unggulan Nasional: PAAREDI, GELARI PELANGI, KETAPANG-MAS

Selain 10 Program Pokok, Rakernas X juga melahirkan sejumlah program unggulan nasional yang wajib diadopsi daerah:

  • PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital)  fokus pada pembinaan karakter keluarga di tengah disrupsi digital, termasuk pencegahan judi online (Jupiter), cegah perkawinan anak (Cepak), dan anti-trafficking (KIAT).
  • GELARI PELANGI (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi)  mencakup program RUMAH DILAN (Rumah Pendidikan dan Keterampilan), penguatan UP2K PKK, dan transformasi digital UMKM binaan PKK.
  • KETAPANG-MAS (Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas) termasuk revitalisasi AKU HATINYA PKK, Gerakan Tanam Cabe (GERTAM CABE), dan dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil dan balita.
  • GEMAS SANLOKA (Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal Beretika) kampanye sandang lokal berbasis budaya dan ramah lingkungan.
  • REHARTA BERSERI (Revitalisasi Rumah dan Tata Laksana Rumah Tangga Bersih, Sehat, Rapi, dan Inovatif)  edukasi rumah sehat layak huni dan gerakan rumah tangga ramah lingkungan.

Program-program ini bukan sekadar nama keren. Setiap program dilengkapi indikator kinerja yang terukur dan sasaran yang jelas. Klaten tinggal menyesuaikan dengan potensi dan kebutuhan lokal.

SK Bupati Sudah Terbit, Struktur Pembina Siap Bekerja

Fondasi hukum penyusunan Renstra ini sudah kuat. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo telah menandatangani SK Nomor 17/400.10.4.3/28 Tahun 2025 tentang Pembentukan Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten pada 16 Oktober 2025.

Dalam SK tersebut, Bupati Klaten bertindak sebagai Ketua Pembina, didampingi Wakil Bupati sebagai Ketua II, dan Sekretaris Daerah sebagai Wakil Ketua I. Totalnya ada 32 pejabat yang masuk struktur pembina, mulai dari level kepala dinas, kepala badan, hingga direktur BUMD.

Tugas pembina sudah jelas: mengoordinasikan pelaksanaan program, memfasilitasi penguatan kelembagaan, dan memfasilitasi pelaksanaan program-program gerakan PKK di seluruh Kabupaten Klaten.

Program Kerja 2026: Sosialisasi Rakernas dan Penguatan Kader

Di level operasional, Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten yang dipimpin oleh Sekretaris Ny. Hj. Sarmini Sucipto sudah menyiapkan program kerja tahun 2026 yang sinkron dengan arah Renstra.

Beberapa kegiatan strategis yang diagendakan tahun ini:

  • Sosialisasi Hasil Rakernas X PKK melalui Rakerda
  • Pelatihan Sekretaris PKK Desa Binaan 2026
  • Penguatan Kelembagaan Kader PKK untuk Ketua dan Sekretaris PKK Desa
  • Pelatihan Administrasi Kelompok Dawis, PKK RT, dan PKK RW[4]
  • Pembinaan Aplikasi SIM PKK untuk Sekretaris dan Operator PKK Kecamatan
  • Peningkatan Kapasitas TP PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Ketua PKK Desa
  • Temu Kader PKK dan Jambore Kader PKK Provinsi Jawa Tengah

Semua kegiatan ini dirancang untuk memastikan hasil Rakernas X bisa diimplementasikan secara konsisten sampai ke tingkat desa dan kelurahan.

Kolaborasi Besar untuk Keluarga Klaten

Rapat penyusunan Renstra ini bukan ujung dari proses. Justru ini baru permulaan. Setelah matrik Renstra tersusun, setiap Pokja PKK mulai dari Pokja I (Pembinaan Karakter Keluarga), Pokja II (Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga), Pokja III (Penguatan Ketahanan Keluarga), sampai Pokja IV (Kesehatan Keluarga dan Lingkungan) akan menerjemahkannya ke dalam program kerja tahunan yang lebih detail.

Yang paling penting: program PKK harus terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Artinya, masuk ke RPJMD, RPJMDes, dan dianggarkan melalui APBD maupun APBDes. Bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bagian resmi dari pembangunan Klaten.

Dengan 32 OPD yang duduk bersama hari ini, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: pemberdayaan keluarga bukan urusan satu dinas. Ini urusan bersama. Dan Klaten sudah mulai bergerak.

Klaten Keren, PKK Bergerak!

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0