Evaluasi Pemda Klaten: Ancaman Truk ODOL & Tata Lalu Lintas

Evaluasi risiko Pemkab Klaten menyoroti tingginya ancaman kerusakan jalan akibat truk ODOL (skor 16). Dishub Klaten didorong fokus pada Rencana Tindak Pengendalian semester II.

Evaluasi Pemda Klaten: Ancaman Truk ODOL & Tata Lalu Lintas
Evaluasi Pemda Klaten: Ancaman Truk ODOL & Tata Lalu Lintas
Evaluasi Pemda Klaten: Ancaman Truk ODOL & Tata Lalu Lintas
Evaluasi Pemda Klaten: Ancaman Truk ODOL & Tata Lalu Lintas
Evaluasi Pemda Klaten: Ancaman Truk ODOL & Tata Lalu Lintas

Lampu peringatan menyala terang di ruang rapat Wisma Bethel New Merapi Resto Klaten saat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) membedah rapor risiko Pemerintah Kabupaten Klaten. Agenda pengkomunikasian dan penyusunan laporan penilaian risiko ini secara spesifik menyoroti celah strategis yang masih menganga, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten harus menerima kenyataan pahit. Ancaman kerusakan jalan yang dipicu oleh invasi truk Over Dimension Over Load (ODOL) masih kokoh bertengger di angka risiko tertinggi, yakni 16, sebuah skor zona merah yang tak bisa diabaikan.

Ironisnya, meski berbagai upaya pengendalian dan penertiban truk Golongan C telah dikerahkan di tingkat kabupaten, dampaknya ibarat membuang garam ke laut. Hasil evaluasi membuktikan bahwa manuver penertiban tersebut belum mampu menekan angka pelanggaran secara signifikan, sehingga status risiko truk ODOL masih stagnan di level kritis.

Di sisi lain, wajah kinerja lalu lintas Klaten juga belum sepenuhnya mulus. Absennya dokumen tataran transportasi lokal (tatralok) yang belum tersusun membuat skor risiko di sektor ini masih tertahan di angka 12, atau berada di zona kuning kewaspadaan. "Rencana Tindak Pengendalian (RTP) untuk semester kedua mutlak harus difokuskan pada eksekusi kegiatan yang sempat mandek, ini bukan sekadar mengejar angka, tapi memastikan strategi di atas kertas benar-benar terasa di aspal," tegas salah satu poin evaluasi dalam rapat tersebut.

Sisa waktu di paruh kedua tahun ini menjadi ajang pembuktian krusial bagi jajaran Pemkab Klaten, khususnya Dishub, untuk membalikkan keadaan. Jika penertiban truk raksasa tak segera menemukan formula yang lebih bertaring dan dokumen strategis terus menggantung, target meredam skor risiko di penghujung tahun 2026 hanya akan berakhir menjadi angan-angan belaka.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0