Kepala Dishub Klaten Bawa Kabid dan Tim ke Forum Subosukawonosraten, Ini Agenda Penting yang Dibahas
Kepala Dinas Perhubungan Klaten menghadiri Rapat Koordinasi Forum Perhubungan Subosukawonosraten di Wonogiri pada 26 November 2025. Acara membahas persiapan monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dengan sejumlah kebijakan strategis.
Rabu, 26 November 2025 kemarin, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten, Supriyono, nggak datang sendirian ke Wonogiri. Ia didampingi langsung oleh Kabid Lalu Lintas, Kabid Angkutan, Kasie TKSA, dan Kasubag PK. Mereka semua hadir dalam Rapat Koordinasi Forum Perhubungan Subosukawonosraten yang digelar di RM. Sari Raras 2, Wonogiri.
Forum ini sendiri adalah ajang ngumpulnya kepala dinas perhubungan dari se Solo Raya. Subosukawonosraten itu singkatan dari Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten. Tujuan utamanya jelas: bikin sinergi antardaerah soal transportasi supaya nggak ada yang ketinggalan info dan kebijakan.
Dalam undangan resmi yang dikeluarkan Dinas Perhubungan Wonogiri, acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri, Waluyo, S.Sos., M.M. Pesertanya nggak main-main, mulai dari Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Tengah, Kepala Balai Pengelola Sarana dan Prasarana Perhubungan Wilayah III Surakarta, sampai semua kepala dinas perhubungan se Solo Raya.
Yang jadi fokus utama dalam rakor kali ini adalah persiapan monitoring angkutan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Supriyono bilang, ini momen kritis karena arus orang dan barang biasanya meningkat drastis. "Kita harus antisipasi dari jauh hari. Nggak boleh ada kecolongan di mana-mana," ujarnya seusai acara.
Dari pantauan di lapangan, pembahasan berlangsung serius tapi santai. Ada sekitar 10 poin utama yang digarap bareng, mulai dari manajemen rekayasa lalu lintas, perlengkapan jalan berkeselamatan, pengendalian operasional angkutan orang dan barang, operasional uji kendaraan bermotor, pemberdayaan SDM, penanganan laka lantas, operasional ASDP, informasi dan komunikasi, operasional perparkiran dan terminal, sampai hal lain yang dianggap perlu.
Buat warga Klaten sendiri, keikutsertaan Dishub Klaten dalam forum ini artinya daerah kita nggak akan ketinggalan soal kebijakan transportasi regional. Misalnya, kalau ada kebijakan pengaturan angkutan lintas kabupaten atau penetapan tarif baru, Klaten sudah tau dari awal dan bisa ikut ngomongin sesuai kebutuhan lokal.
Lebih jauh, Supriyono menekankan bahwa forum seperti ini penting banget untuk jaga keseimbangan antara kepentingan daerah dan kemajuan regional. "Kita kan nggak bisa mikir sendiri. Kalau Klaten mau maju, harus sejalan dengan daerah tetangga. Karena itu, komunikasi harus terjaga," tambahnya.
Acara ditutup dengan kesepakatan bersama soal timeline monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru. Masing-masing dinas diminta untuk siapkan tim khusus dan laporkan perkembangan secara berkala. Buat Klaten, ini berarti Dishub akan lebih intens melakukan razia dan pemeriksaan ke seluruh moda transportasi yang beroperasi di wilayahnya.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan masyarakat Subosukawonosraten bisa merasakan pelayanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan teratur menjelang masa libur akhir tahun. Khusus buat warga Klaten, siap-siap aja nanti bakal ada lebih banyak petugas di terminal, di jalan, dan di pos-pos pemeriksaan. Semua ini demi kepentingan bersama, supaya perjalanan Natal dan Tahun Baru benar-benar lancar dan aman.
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?



