Sopir Terbaik Klaten Diburu, Ini Alasannya
Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten menggelar Pemilihan Abdi Yasa Teladan (AKUT) 2026 pada 24-25 Juni untuk mencari sopir angkutan umum terbaik yang akan mewakili Klaten ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Di balik kemudi bus dan angkot yang setiap hari melintasi jalanan Klaten, ada nyawa penumpang yang dipertaruhkan setiap detik. Satu keputusan salah, satu momen lengah, bisa berujung petaka. Justru dari kenyataan pahit itulah Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memutuskan turun tangan mencari sosok-sosok pengemudi yang layak jadi teladan, bukan sekadar figuran di balik setir.
Ajang bertajuk Pemilihan Abdi Yasa Teladan atau yang akrab disebut AKUT ini bakal digelar selama dua hari, 24 hingga 25 Juni 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten. Bukan sekadar seremoni tahunan, kompetisi ini punya misi serius: menyaring pengemudi angkutan umum dengan kualitas dan kemampuan berkendara terbaik agar angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan.
"Kami ingin sopir-sopir ini bukan hanya jago mengemudi, tapi juga paham betul tanggung jawab moral membawa keselamatan orang lain," ujar salah satu perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dalam keterangannya. Pernyataan ini menegaskan bahwa AKUT bukan ajang pamer skill semata, melainkan investasi jangka panjang untuk keselamatan jalan raya.
Yang menarik, seluruh rangkaian seleksi ini tidak dibuat sembarangan. Pelaksanaannya mengacu pada petunjuk teknis dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, mengikuti standar berjenjang mulai dari pusat hingga daerah. Artinya, siapa pun yang keluar sebagai juara di Klaten bukan cuma pulang membawa piala, tapi juga tiket emas untuk melaju sebagai perwakilan ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah.
Bayangkan efek dominonya: satu sopir teladan yang terpilih hari ini bisa menjadi standar baru bagi ratusan pengemudi lain di jalanan Klaten esok hari.
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




