Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten menggelar sosialisasi keselamatan lalu lintas bertepatan dengan HUT ke-1 Aliansi Ojek Online Klaten Bersatu (AOOKB) di Gedung Sunan Pandanaran.

Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Cuan, Ojol Klaten Ditantang Rajai Keselamatan Jalan

Jaket hijau kembali mendominasi kemegahan Gedung Sunan Pandanaran, namun kali ini bukan untuk berebut orderan atau menjemput penumpang. Ratusan pahlawan aspal dari Aliansi Ojek Online Klaten Bersatu (AOOKB) sengaja dikumpulkan dalam satu ruangan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten. Mereka tak sekadar duduk manis mendengarkan materi keselamatan lalu lintas, melainkan tengah merayakan tonggak sejarah perayaan ulang tahun perdana komunitas mereka yang dilebur dengan euforia Hari Perhubungan Nasional.

Acara sosialisasi keselamatan yang digelar pada Selasa pagi ini didesain jauh dari kesan formal yang kaku. Slogan "Aspal Tujuan Keluarga" terpampang jelas di panggung utama sebagai pengingat emosional bagi para pengemudi ojek online bahwa nyawa jauh lebih berharga daripada sekadar adu cepat mengejar target poin. Tak tanggung-tanggung, edukasi ini dikawal langsung oleh jajaran Polresta, Komandan Kodim 0723, hingga Kejaksaan Negeri Kabupaten Klaten. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan bahwa jalan raya adalah ruang publik yang menuntut etika dan kewaspadaan tingkat tinggi.

"Edukasi ini bukan untuk menggurui, tapi murni karena kami peduli. Ingat, keluarga selalu menunggu kepulangan rekan-rekan di rumah dengan selamat," ujar salah satu pemateri saat memberikan pembekalan. Ketegangan materi seketika luntur saat agenda beralih ke prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Suasana pun pecah dipenuhi gelak tawa ketika puluhan peserta maju ke panggung untuk memperebutkan berbagai doorprize menarik, mulai dari paket sembako hingga sepeda gunung.

Pembekalan di Gedung Sunan Pandanaran ini nyatanya menjadi lebih dari sekadar seremoni tiup lilin dan potong tumpeng. Momentum ini menjadi amunisi baru bagi para pengemudi ojol di Klaten untuk mendobrak stigma ugal-ugalan di jalanan, sekaligus menobatkan diri mereka sebagai barisan pelopor keselamatan yang siap membuat aspal Klaten makin ramah bagi siapa saja.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0