Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas

Tiga personel Dishub Klaten harus turun tangan mengadang iring-iringan truk galian C yang nekat beroperasi di jam sibuk keberangkatan sekolah. Simak aksi tegas penertiban jalan raya di depan kantor pagi ini.

Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas
Nekat Melintas Pagi, Truk Pasir Kena Adang Petugas

Pemandangan di depan Kantor Dinas Perhubungan pagi itu mendadak tegang ketika laju kendaraan berat pengangkut material galian C diadang paksa oleh petugas berseragam. Tepat di saat jalan raya sedang dipadati oleh hiruk-pikuk anak sekolah dan para pekerja yang berpacu dengan waktu, deretan truk-truk bongsor ini justru nekat ikut berdesakan membelah kemacetan kota.

Aksi penertiban lalu lintas ini digelar tepat pada "jam macet", yakni antara pukul 06.30 hingga 07.30 WIB pada Kamis (27/8/2026). Menariknya, manuver penegakan aturan ini hanya digawangi oleh tiga personel tangguh yang stand by di lapangan, mengingat dua anggota lainnya, Nicho Paras dan Ilham Annas, berhalangan hadir dari total lima formasi yang dijadwalkan. Meski kekurangan pasukan, ketegasan menyemprit truk-truk nakal ini sama sekali tidak mengendur.

Kehadiran armada galian C di jam sibuk bukan hanya soal pelanggaran rambu waktu, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan publik. "Truk berdimensi besar sangat rawan memicu kecelakaan, terutama saat bercampur dengan ribuan motor pelajar yang baru belajar berkendara dan pekerja yang sedang terburu-buru. Aturan jam operasional itu dibuat untuk melindungi nyawa masyarakat luas," tegas salah satu petugas saat mengatur lalu lintas di lokasi.

Satu per satu armada bermuatan penuh itu digiring menepi ke bahu jalan. Para sopir yang kedapatan membandel langsung diberikan peringatan keras dan arahan edukatif di tempat agar tidak egois merampas ruang jalan di waktu terlarang.

Ketegasan pagi ini jelas menjadi alarm peringatan bagi seluruh operator armada berat di wilayah tersebut. Jika teguran simpatik di pinggir jalan ini masih dianggap angin lalu oleh para sopir, bukan tidak mungkin sanksi tilang yang jauh lebih memukul dompet sudah menanti mereka di esok hari.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0