SKM Klaten 2023-2025: Transformasi Gender & Inklusi 3 Tahun , Perjalanan Menuju Governance Inklusif
Tiga tahun transformasi SKM Dinas Perhubungan Klaten: Perempuan dari 3.8%→31.6%, Grassroots dari 2.6%→32.9%, IKM stabil 82.5→81.9. Baca cerita inklusi berkelanjutan yang remarkable.
Tiga Tahun Perjalanan yang Mengagumkan: Bagaimana Dinas Perhubungan Klaten Mengubah DNA Survei Kepuasan Masyarakat
Ketika kita berbicara tentang transformasi institusional, kita sering membayangkan perubahan besar-besaran yang terjadi seketika. Namun, kisah paling menarik adalah kisah perubahan yang terukur, konsisten, dan berkelanjutan selama bertahun-tahun.
Itulah yang kami temukan dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten selama periode 2023-2025. Ini bukan sekadar laporan angka, ini adalah cerita tentang komitmen terhadap inklusi yang diartikulasikan melalui data, diterjemahkan melalui strategi, dan dibuktikan melalui hasil.
Snapshot Tiga Tahun: Dari Eksklusivitas Menuju Inklusi
Sebelum menggali detail, mari kita lihat gambaran besar:
| Metrik | 2023 | 2024 | 2025 | Trend |
|---|---|---|---|---|
| Total Responden | 656 | 3.123 | 1.330 | Ekspansi → Konsolidasi |
| IKM | 82.5 | 82.1 | 81.9 | Stabil (Sangat Puas) |
| % Perempuan | 3.8% | 20.2% | 31.6% | Meningkat konsisten |
| Rasio L:P | 25:1 | 4:1 | 2.2:1 | Mendekati balance |
| SD+SMP % | 2.6% | 26.9% | 32.9% | Grassroots naik |
Tabel ini menceritakan kisah yang jelas: transformasi yang deliberate dan berkelanjutan menuju inklusi.
Fase 1 (2023): "Era Eksklusivitas" - Snapshot yang Menjelaskan Banyak Hal
Tahun 2023 adalah awal dari cerita ini. Dengan 656 responden, Dinas Perhubungan Klaten menjalankan survei kepuasan dengan hasil IKM 82.5, sebuah angka yang solid dalam kategori "Sangat Puas."
Namun, ketika kita breakdown responden berdasarkan demografi, cerita yang terungkap adalah cerita tentang eksklusivitas yang tidak disadari:
Gender: Rasio Ekstrem 25:1
| Kategori | Jumlah | Persentase |
|---|---|---|
| Laki-laki | 631 | 96.2% |
| Perempuan | 25 | 3.8% |
Bayangkan: 25 laki-laki untuk setiap 1 perempuan. Data SKM 2023 adalah suara dari 631 laki-laki dengan kontribusi minimal dari 25 perempuan. Perspektif perempuan terhadap layanan perhubungan yang berbeda secara fundamental dari laki-laki praktis tidak terdengar.
Pendidikan: Konsentrasi di Dua Kategori
| Kelompok | Jumlah | Persentase |
|---|---|---|
| Pendidikan Rendah (SD+SMP) | 17 | 2.6% |
| Pendidikan Menengah (SMA+D III) | 489 | 74.6% |
| Pendidikan Tinggi (S1+S2) | 93 | 14.2% |
Struktur yang terbentuk menunjukkan: 3 dari 4 responden berasal dari hanya 2 kategori pendidikan. Kelompok pendidikan rendah, yang sering menjadi pengguna layanan publik paling sering, praktis tidak ada dalam data.
Implikasi 2023
Data 2023 valid secara teknis, namun tidak fully representative. IKM 82.5 adalah kepuasan dari segmen tertentu, bukan dari semua masyarakat Klaten.
Namun, inilah titik penting: Dinas Perhubungan menyadari limitasi ini dan memutuskan untuk bertindak.
Fase 2 (2024): "Era Transformasi & Inklusi" - Plot Twist yang Mengagumkan
Jika 2023 adalah awal cerita, 2024 adalah turning point yang dramatis.
Tahun 2024 membawa perubahan yang spektakuler:
-
Responden meningkat 376% (656 → 3.123)
-
Perempuan meningkat 25 kali lipat (25 → 630)
-
Pendidikan rendah meningkat 49.5 kali (17 → 843)
Gender: Dari 25:1 Menjadi 4:1
| Kategori | 2023 | 2024 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| % Laki-laki | 96.2% | 79.8% | -16.4 poin |
| % Perempuan | 3.8% | 20.2% | +16.4 poin |
| Rasio | 25:1 | 4:1 | Improvement 6.25x |
605 suara perempuan baru yang sebelumnya tidak didengar kini memiliki tempat. Ibu bekerja, pengusaha perempuan, pedagang perempuan, nenek-nenek, semua suara ini kini berkontribusi pada data.
Pertanyaannya: Apakah perubahan ini mengubah kepuasan mereka terhadap layanan?
Kepuasan Tetap Stabil
| Tahun | IKM | Responden | Representativeness |
|---|---|---|---|
| 2023 | 82.5 | 656 | Rendah (bias) |
| 2024 | 82.1 | 3.123 | Tinggi (representative) |
Hanya turun 0.4 poin meskipun ekspansi 4.76x lipat. Ini adalah bukti kualitas fundamental yang solid. Kepuasan masyarakat konsisten, baik laki-laki maupun perempuan, baik pendidikan tinggi maupun rendah.
Pendidikan: Dari Dumbbell ke Bell Curve
| Kelompok | 2023 | 2024 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| SD+SMP | 2.6% | 26.9% | +24.3 poin |
| SMA+D1+D2+D3 | 74.6% | 53.4% | -21.2 poin |
| S1+S2 | 14.2% | 9.6% | -4.6 poin |
Struktur berevolusi dari "dumbbell" (konsentrasi ekstrem) menjadi "bell curve" yang lebih normal. Setiap tingkat pendidikan kini terwakili.
Terutama untuk kelompok pendidikan rendah: 320 responden berpendidikan SD (dari hanya 1 di 2023!). Ini adalah penetrasi grassroots yang signifikan.
Implikasi 2024
2024 adalah validasi bahwa transformasi adalah possible. Ekspansi 376% tidak mengorbankan kepuasan. Inklusi perempuan dan grassroots tidak merusak data. Justru sebaliknya, data menjadi lebih valid dan representative.
Namun, cerita tidak berakhir di sini. Fase ketiga membawa pembelajaran lain.
Fase 3 (2025): "Era Konsolidasi & Optimalisasi" - Wisdom dari Pengalaman
Tahun 2025 membawa pelajaran tentang quality over quantity.
Responden menurun drastis dari 3.123 menjadi 1.330. Angka ini mungkin terlihat seperti "backwards step" pada pandangan pertama. Namun, konteks memberikan perspektif berbeda.
Responden Turun, Kualitas Naik
Dari 3.123 responden di 2024 ke 1.330 di 2025, Dinas Perhubungan melakukan rebalancing strategis. Tidak lagi tentang "seberapa banyak responden," tapi tentang "apakah responden ini representatif?"
Hasilnya? Kualitas representasi mencapai level tertinggi:
Gender: Mencapai Near-Parity
| Tahun | % Laki-laki | % Perempuan | Rasio | Gap dari Ideal |
|---|---|---|---|---|
| 2023 | 96.2% | 3.8% | 25:1 | 46.2 poin |
| 2024 | 79.8% | 20.2% | 4:1 | 29.8 poin |
| 2025 | 68.3% | 31.6% | 2.2:1 | 18.4 poin |
Perempuan mencapai 31.6%, peningkatan 8.3x dari 2023. Rasio 2.2:1 adalah paling balanced dalam tiga tahun, dan mulai approaching parity.
Pendidikan: Grassroots Fully Represented
| Kategori | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|
| SD+SMP | 2.6% | 26.9% | 32.9% |
| SMA | 42.7% | 49.3% | 39.8% |
| S1+S2 | 14.2% | 9.6% | 7.4% |
Grassroots representation mencapai tertinggi: 32.9%. Lebih dari 1 dari 3 responden adalah dari pendidikan rendah. Ini adalah komitmen nyata terhadap pendengar kelompok yang paling sering "tidak didengar" dalam survey publik.
IKM: Stabil & Valid
| Tahun | IKM | Kategori |
|---|---|---|
| 2023 | 82.5 | Sangat Puas |
| 2024 | 82.1 | Sangat Puas |
| 2025 | 81.9 | Sangat Puas |
Penurunan gradual hanya 0.6 poin dalam 3 tahun, namun kualitas representativeness meningkat drastis. Ini berarti: IKM 81.9 adalah kepuasan yang lebih valid daripada IKM 82.5 di 2023.
Data menjadi lebih rendah secara nominal, tapi lebih tinggi secara kredibilitas.
Analisis Mendalam: Tiga Strategi Terukur
Apa yang membuat transformasi ini sustainable dan bukan sekedar project satu kali? Analisis menunjukkan tiga strategi terukur yang konsisten:
Strategi 1: Gender-Inclusive Approach
2023 → 2025: Perempuan dari 3.8% → 31.6%
Ini bukan kebetulan. Perlu ada strategi deliberate:
-
Lokasi survei yang lebih accessible bagi perempuan
-
Waktu survei yang fleksibel
-
Surveyor yang gender-aware
-
Pertanyaan yang mempertimbangkan perspektif gender
Hasil: 605 suara perempuan baru di 2024, dan 396 suara tambahan di 2025. Total 1.001 suara perempuan baru dalam 3 tahun.
Strategi 2: Grassroots Outreach
2023 → 2025: Pendidikan rendah dari 2.6% → 32.9%
Kelompok pendidikan rendah adalah end-users paling sering dari layanan publik, namun suara mereka paling sering tidak didengar. Transformasi ini menunjukkan:
-
Targeted outreach ke komunitas grassroots
-
Survei di lokasi yang accessible
-
Bahasa yang mudah dipahami
-
Partnership dengan kelompok komunitas lokal
Hasil: Dari 17 menjadi 437 responden pendidikan rendah. Peningkatan 25.7x dalam tiga tahun.
Strategi 3: Quality-Over-Quantity Mindset
2024 → 2025: Responden 3.123 → 1.330 (turun), namun representativeness naik
Fase ketiga menunjukkan wisdom dari pengalaman: tidak semua pertumbuhan adalah baik. Fokus berubah dari "sebanyak mungkin responden" menjadi "responden yang truly representative."
Hasil: Survey yang lebih lean, lebih targeted, namun lebih valid.
Implikasi untuk Governance Inklusif
Transformasi SKM tiga tahun ini menceritakan cerita yang lebih besar tentang governance yang sedang berevolusi.
Kekuatan: Inklusi Berkelanjutan
- Perempuan konsisten meningkat → dari 3.8% ke 31.6%
- Grassroots konsisten meningkat → dari 2.6% ke 32.9%
- Kepuasan konsisten stabil → dari 82.5 ke 81.9 (only -0.6 pts)
- Rasio mendekati parity → dari 25:1 menjadi 2.2:1
Tantangan: Mempertahankan Momentum
- Responden menurun di 2025 → Perlu rebalancing berkelanjutan
- IKM turun gradual → Perlu investigasi lebih lanjut
- Perempuan masih belum 50% → Masih ada gap untuk ditutup
Rekomendasi untuk 2026 dan Seterusnya
-
Maintain Gender Inclusion , jangan reverse progress; target 35-40% untuk 2026
-
Sustain Grassroots Representation , grassroots 32.9% adalah pencapaian besar; maintain atau tingkatkan
-
Investigate IKM Decline , turunnya gradual tapi perlu investigasi; apakah ada insight yang perlu diambil?
-
Scale Quality , pertahankan fokus pada quality, gunakan 1.330-2.000 responden sebagai target optimal
-
Translate to Action , publish findings dan tunjukkan aksi konkret berdasarkan feedback yang diterima
Kesimpulan: Transformasi yang Remarkable dan Berkelanjutan
Perjalanan SKM Dinas Perhubungan Klaten 2023-2025 adalah cerita tentang transformasi institusional yang terukur, konsisten, dan berkelanjutan.
Bukan hanya angka yang berubah:
-
Dari 96.2% laki-laki menjadi 68.3% , ini adalah 27.9 poin perubahan dalam komposisi responden
-
Dari 3.8% perempuan menjadi 31.6% , ini adalah 605 suara perempuan baru yang didengar dalam 2 tahun pertama, dan 396 suara tambahan di tahun ketiga
-
Dari 2.6% grassroots menjadi 32.9% , ini adalah kelompok yang sering terlupakan kini fully represented
Tapi lebih dari angka, ini adalah cerita tentang:
-
Komitmen terhadap inklusi yang genuine
-
Strategi yang deliberate dan terukur
-
Wisdom untuk pivot dari quantity ke quality ketika diperlukan
-
Consistency untuk tetap pada tujuan selama tiga tahun
Dalam era 2026 di mana inclusive governance menjadi buzzword, Dinas Perhubungan Klaten telah menunjukkan bahwa ini bukan sekadar slogan, ini adalah praktik yang terukur, berkelanjutan, dan nyata.
Dari 656 responden yang bias tahun lalu, ke 3.123 responden yang representative tahun berikutnya, ke 1.330 responden yang optimally representative di tahun ketiga, ini adalah perjalanan yang menginspirasi institusi lain untuk bertanya: "Bagaimana kami bisa melakukan hal serupa?"
Karena pada akhirnya, governance yang baik bukan hanya tentang membuat keputusan, tapi tentang membuat keputusan yang informed oleh suara dari semua masyarakat, tidak peduli gender, tingkat pendidikan, atau latar belakang apapun.
Data Lengkap Tiga Tahun untuk Referensi
Ringkasan Eksekutif
| Metrik | 2023 | 2024 | 2025 | Total Perubahan |
|---|---|---|---|---|
| Responden | 656 | 3.123 | 1.330 | Dari 656 → Peak 3.123 → Optimize 1.330 |
| IKM | 82.5 | 82.1 | 81.9 | -0.6 poin (stabil) |
| % Perempuan | 3.8% | 20.2% | 31.6% | +27.8 poin |
| Rasio L:P | 25:1 | 4:1 | 2.2:1 | 11.4x improvement |
| % SD+SMP | 2.6% | 26.9% | 32.9% | +30.3 poin |
Distribusi Detail 2025
Gender:
-
Laki-laki: 909 orang (68.3%)
-
Perempuan: 421 orang (31.6%)
-
Total: 1.330 orang
Pendidikan:
-
SD: 223 orang (16.8%)
-
SMP: 214 orang (16.1%)
-
SMA: 530 orang (39.8%)
-
D I: 18 orang (1.4%)
-
D II: 131 orang (9.8%)
-
D III: 78 orang (5.9%)
-
S1: 87 orang (6.5%)
-
S2: 12 orang (0.9%)
-
Total: 1.330 orang
Trend Tiga Tahun Visualized
2023: (Eksklusif, Bias)
-
96% laki-laki, 75% pendidikan menengah
2024: (Transformasi, Ekspansi)
-
80% laki-laki, 27% pendidikan rendah, 3.123 responden
2025: (Optimized, Balanced)
-
68% laki-laki, 33% pendidikan rendah, 1.330 responden, 31.6% perempuan
Sumber Data: Survei Kepuasan Masyarakat Dinas Perhubungan Klaten, Periode 2023-2025
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




