Perbaikan Tiang kWh Meter Brajan Jogonalan Klaten: Tim TRC Amankan Infrastruktur Listrik

Tim PJU terdiri dari Arif Al Munawir, Agung Joko, Sholeh Sholikhin, Jaka Supriyanta perbaiki tiang kWh meter Brajan Jogonalan pukul 11.39 pagi.

Perbaikan Tiang kWh Meter Brajan Jogonalan Klaten: Tim TRC Amankan Infrastruktur Listrik
Perbaikan Tiang kWh Meter Brajan Jogonalan Klaten: Tim TRC Amankan Infrastruktur Listrik
Perbaikan Tiang kWh Meter Brajan Jogonalan Klaten: Tim TRC Amankan Infrastruktur Listrik

Rabu, 31 Desember 2025 

Di pagi hari pada akhir tahun 2025, sebuah pekerjaan maintenance infrastruktur listrik sedang berjalan. Berlokasi di Brajan, Jogonalan, TIm PJU yang terdiri dari Arif Al Munawir, Agung Joko, Sholeh Sholikhin, dan Jaka Supriyanta, ditugaskan untuk memperbaiki tiang kWh meter.

Pekerjaan ini mungkin terlihat tak istimewa,  tidak akan viral di dunia maya, apalagi masuk surat kabar Harian Media Indonesia, namun begitu ia adalah bagian dari pekerjaan infrastruktur yang sangat penting. Tiang kWh meter adalah saksi diam distribusi energi listrik yang aman ke rumah-rumah warga. Saat tiang itu rusak atau tidak stabil, maka seluruh sistem pengukuran dan keamanan distribusi listrik terganggu.

Infrastruktur Listrik: Backbone Kehidupan Modern

Kalian pasti jarang berpikir tentang bagaimana infrastruktur listrik berjalan ketika sedang menyalakan lampu, charge handphone, atau menghidupkan TV. Di belakang setiap saklar ada ratusan kilometer kabel, tiang, trafo, dan peralatan listrik lainnya yang harus bekerja dalam harmoni sempurna.

Tiang kWh meter adalah salah satu elemen krusial dalam infrastruktur akhir distribusi listrik. Tiang ini berfungsi sebagai mounting point untuk meter listrik yang mengukur konsumsi energi setiap rumah tangga. Dari sini, data konsumsi dikumpulkan dan digunakan untuk penagihan kepada warga.

Tapi di balik fungsi administratif itu, tiang kWh meter juga adalah elemen keselamatan. Tiang yang tidak stabil bisa menyebabkan meter terlepas, kabel terputus, dan dalam kasus ekstrem, menyebabkan ledakan atau kebakaran.

Perbaikan Tiang: Bukan Sekadar Mengganti Besi

Proses perbaikan mencakup:

1. Survei Kondisi Lapangan

Tim sampai di lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka mengecek stabilitas tiang yang lama, kondisi pertemuan dengan ground, tingkat korosi, dan posisi kabel-kabel yang menempel.

2. Persiapan Keselamatan

Sebelum melakukan pekerjaan pada infrastruktur listrik, ada protokol keselamatan yang ketat. PPE (Personal Protective Equipment) dipastikan lengkap. Tool yang digunakan harus sesuai spesifikasi. Rencana kerja dikomunikasikan ke semua anggota tim.

3. Pelepasan Komponen Lama

Kabel-kabel yang menempel pada tiang lama harus dilepas dengan hati-hati tanpa merusak isolasi kabel. Meter listrik harus dilepas dan diletakkan di tempat yang aman. Tiang lama kemudian dikupas atau dicopot.

4. Pemasangan Tiang Baru

Tiang baru (dari bahan besi atau alternatif lain) dipasang di posisi yang tepat, dengan kedalaman tanam yang sesuai standar untuk memastikan stabilitas maksimal. Koneksi ground harus sangat baik untuk menjamin keselamatan sistem.

5. Pemasangan Ulang Komponen

Setelah tiang baru terpasang dengan kokoh, dilakukan pemasangan ulang meter listrik dan pengamanaan kabel-kabel dengan prosedur yang benar.

Dampak Perbaikan: Mikro tapi Bermakna

Perbaikan satu tiang kWh meter di Brajan, Jogonalan adalah pekerjaan yang "kecil" dalam skala regional. Tapi dalam skala mikro, uuntuk rumah-rumah konsumen yang terlayani oleh tiang itu, dampaknya sangat bermakna.

Warga masyarakat di area Brajan bisa tidur nyenyak di malam hari, tahu bahwa sistem listrik mereka aman. Tidak ada risiko tiang rusak menyebabkan meter terlepas. Tidak ada risiko sambungan listrik konslet menyebabkan berkobarnya Alengka saat dibumihanguskan oleh Hanoman , ups maksud saya kebakaran ya Lurr. Ini adalah jaminan keselamatan yang dibawa oleh tim Arif dan rekannya.

Pesan Sponsor Keselamatan

Mungkin sebagian besar konsumen listrik tidak pernah berpikir tentang tiang kWh meter mereka. Mereka hanya tahu bahwa listrik mengalir, tagihan datang setiap bulan, hanya sampai disitu saja.

Tapi di balik kesederhanaan itu, ada orang-orang seperti Arif Al Munawir, Agung Joko, Sholeh Sholikhin, dan Jaka Supriyanta yang bekerja memastikan bahwa infrastruktur listrik PJU tetap aman, stabil, dan berfungsi dengan baik.

Ini adalah bagian dari komitmen Dinas Perhubungan dan stakeholder energi listrik lokal untuk memastikan bahwa Kabupaten Klaten memiliki infrastruktur listrik PJU yang modern, aman, dan dapat diandalkan.

Terima kasih, Arif. Terima kasih, Agung, Sholeh, dan Jaka. Pekerjaan Anda, meskipun sederhana terlihat, adalah fondasi dari kenyamanan dan keselamatan listrik untuk warga di Brajan.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0