Anak ABK Juga Berhak Aman! SALUD Dishub Klaten Ciptakan Generasi Muda Peduli Lalu Lintas Sejak Dini
Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) Dishub Klaten hadir untuk siswa inklusif D Vastu Klaten dengan metode pembelajaran interaktif dan humanis. Anak-anak belajar keselamatan berlalu lintas sambil bermain dan bersenang-senang.
Kamis, 15 Januari 2026. Pagi itu, sejumlah anak-anak dari Sekolah Khusus (Inklusi) Islam Terpadu D Vastu Klaten tiba di halaman depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dengan wajah penuh antusiasme. Mereka mengenakan seragam yang ceria, kombinasi kuning kehijauan yang cerah dan semangat yang membara.
Apa kira-kira yang mereka tunggu? Tak lain dan tak bukan adalah Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD)
Ya, program SALUD kali ini punya nilai spesial. Peserta bukan hanya anak-anak reguler, tetapi juga mencakup siswa dengan Kebutuhan Khusus (ABK) dari sekolah inklusi. Ini adalah pesan penting: keselamatan berlalu lintas adalah hak setiap anak, termasuk mereka yang punya perbedaan.
Mengapa SALUD untuk Sekolah Inklusi?
Sekretaris Dinas Perhubungan Klaten yang hadir membukaan acara dengan pernyataan yang menyentuh hati:
"Anak-anak adalah aset masa depan, tanpa terkecuali. Mereka yang memiliki kebutuhan khusus justru lebih memerlukan pemahaman mendalam tentang keselamatan berlalu lintas, karena mereka perlu ekstra perlindungan di jalan raya. Dengan program SALUD ini, kami memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dari edukasi keselamatan."
Pernyataan itu merangkum filosofi Dishub Klaten: pendidikan lalu lintas adalah untuk semua, tanpa diskriminasi.
Sekolah inklusi D Vastu Klaten, dengan kombinasi siswa reguler dan siswa ABK, merupakan representasi nyata dari masyarakat yang plural. Jika generasi ini bisa memahami aturan lalu lintas sejak dini, mereka akan menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab, baik di masa depan.
Susunan Acara: Terstruktur, Interaktif, dan Penuh Makna
Tim Dishub Klaten telah menyiapkan segalanya dengan detail. Berikut adalah perjalanan anak-anak sepanjang hari tersebut:
PUKUL 08.00 - Penjemputan dan Kedatangan
Bus sekolah yang dikemudikan oleh Fuad dan Dimas (Tim AOBT/Angkutan Orang Bermotor) tiba dengan selamat. Anak-anak disambut dengan meriah di halaman depan kantor Dishub oleh Tim Among Tamu: Kepala Bidang Angkutan, Kepala Bidang Lalu Lintas, Kasub Bag Umum Kepegawaian, dan Kasie Dalops. Mereka memberikan ucapan selamat datang hangat dan perkenalan singkat tentang Dinas Perhubungan.
Suasana meriah sudah tercipta, balon-balon berwarna menghiasi ruangan, banner backdrop dengan tulisan "SALUD , Sadar Lalu Lintas Usia Dini" bersinar terang, dan rambu-rambu lalu lintas yang menjadi peraga edukatif.
PUKUL 08.30 - Sesi Foto Bersama
Anak-anak berbaris dengan senyum lebar di depan kantor Dishub. Alex, tim dokumentasi, menangkap momen demi momen emas. Setiap jepretan adalah kenang-kenangan dan bukti bahwa mereka pernah mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.
PUKUL 09.00 - Kunjungan Ruang Pengujian Kendaraan
Ini adalah bagian favorit! Anak-anak diajak ke Ruang Pengujian (Sie TKSA) yang dipandu oleh:
-
Kasie TKSA, Gunawan Arifianto (Narasumber utama)
-
Rudi (Penguji Kendaraan Bermotor)
-
Yudi (Penguji Kendaraan Bermotor)
Di sini, anak-anak melihat langsung bagaimana pengecekan kendaraan dilakukan. Mereka belajar tentang kondisi kendaraan yang aman: ban yang bagus, lampu yang menyala, rem yang berfungsi, dan equipment keselamatan lainnya. Sang penguji menjelaskan dengan bahasa yang sederhana dan friendly: "Lihat, motor/mobil yang aman adalah yang perhatian pemiliknya. Nah, kalian juga harus perhatian saat naik kendaraan ya, pakai helm, duduk yang benar!"
Beberapa anak ABK dimotivasi ekstra untuk berani mendekat dan menyentuh bagian-bagian kendaraan yang aman. Ini adalah pengalaman belajar yang meaningful dan tidak terlupakan.
PUKUL 10.00 - Kunjungan CCRoom (Ruang Manajemen Rekayasa)
Ruang ini dipandu oleh Galih dan Mas'ud. Di sini, anak-anak diperkenalkan dengan teknologi modern dalam pengelolaan lalu lintas. Mereka melihat:
-
Sistem monitoring lalu lintas
-
Simulasi manajemen lalu lintas
Narasumber menjelaskan dengan sederhana: "Ini adalah 'otak' Dishub. Di sini kami mengawasi jalan-jalan Klaten. Jika ada kemacetan, kami tahu. Jika ada kecelakaan, kami tahu. Semuanya untuk melindungi Anda!" Anak-anak terpesona dengan teknologi dan makin memahami bahwa lalu lintas adalah sistem yang dikelola dengan serius.
PUKUL 11.00 - ISHOMA & Istirahat
Waktu makan siang dan istirahat. Anak-anak diberikan konsumsi yang lezat dan bergizi. Tim Konsumsi (Samsiatun, Andien, Salsa) memastikan setiap anak nyaman dan terlayani dengan baik. Ini adalah momen bonding informal di mana anak-anak bisa lebih rileks dan dekat dengan tim Dishub.
PUKUL 12.00 - Sesi Edukasi Utama di Ruang Rapat
Di Ruang Rapat Utama Gedung B, acara inti dimulai. Sahrul bertindak sebagai MC (Moderator) yang energik dan hangat. Susunan acaranya adalah:
1. Sambutan Sekretaris Dinas
Sambutan ini menekankan komitmen Dishub terhadap keselamatan seluruh masyarakat Klaten, khususnya anak-anak. "Program SALUD adalah bukti nyata bahwa kami peduli. Setiap anak yang pulang dengan aman adalah kesuksesan kami."
2. Sambutan Kepala Sekolah D Vastu Klaten
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dishub dan mengaitkan program ini dengan kurikulum sekolah. "Edukasi keselamatan adalah bagian dari karakter mulia yang kami bangun untuk setiap siswa di D Vastu."
3. Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas (Dipandu oleh Sahrul, Mas'ud, Arifin, Salsa)
Ini adalah inti pembelajaran. Narasumber menjelaskan dengan metode interaktif:
-
Perkenalan Dishub vs Polisi: "Dishub mengurus jalan dan transportasi. Polisi mengurus keamanan dan ketertiban. Kami bekerja bersama untuk melindungi Anda!"
-
Pentingnya Memakai Helm: Demonstrasi langsung dengan helm asli. "Helm adalah topi penyelamat Anda. Setiap kali naik motor, harus pakai helm. Tidak ada kompromi!"
-
Memahami Lampu Lalu Lintas: "Merah = berhenti, Kuning = siap, Hijau = jalan. Sangat simple, tapi sangat penting!" Anak-anak diajari melalui lagu yang mudah diingat.
-
Rambu-Rambu Lalu Lintas: Penggunaan peraga rambu untuk simulasi interaktif. "Rambu Stop berarti harus berhenti penuh. Rambu Larangan berarti tidak boleh. Rambu Peringatan berarti hati-hati!"
-
Cara Menyeberang dengan Aman: Simulasi praktis dengan peraga penyebrangan zebra cross. "Lihat kiri-kanan-kiri lagi. Tunggu lampu hijau. Jalan cepat, tapi tidak berlari. Dan JANGAN main di tengah jalan!"
-
Keselamatan sebagai Penumpang: "Jika naik mobil, pakai sabuk pengaman. Jika naik motor, pakai helm. Duduk dengan benar. Jangan gelayangan dari jendela!"
4. Sesi Tanya Jawab & Interaksi Langsung
Narasumber membuka kesempatan untuk Q&A. Beberapa anak bertanya dengan antusias:
-
"Mas, kalau helm pecah apa?", "Bagaimana kalau lampu lalu lintas rusak?" "Kenapa kita harus menyeberang di zebra cross?"
Setiap pertanyaan dijawab dengan sabar, lugas, dan disertai penjelasan yang masuk akal. Anak-anak yang aktif bertanya diberikan apresiasi dan rewards kecil (seperti stiker atau token).
5. Simulasi Praktik Keselamatan
Anak-anak dibagi ke beberapa kelompok kecil untuk simulasi praktis:
-
Simulasi menyeberang jalan yang aman
-
Simulasi mengenal rambu-rambu
-
Simulasi keselamatan sebagai penumpang motor/mobil
Setiap kelompok dibimbing langsung oleh tim Dishub. Anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus mendapat pendampingan ekstra dan sesuai dengan kemampuan mereka. Tidak ada yang ditinggal. Semua bisa belajar dengan caranya masing-masing.
PUKUL 13.30 - Sesi Foto Bersama (Part 2)
Foto kenang-kenangan dengan narasumber dan tim Dishub. Momen yang meaningful dan emosional, mereka telah belajar banyak.
PUKUL 14.00 - Penutupan & Apresiasi
MC menutup acara dengan ringkasan singkat tentang pelajaran yang telah diterima. Kepala Sekolah dan Dinas Perhubungan berterima kasih kepada anak-anak atas partisipasi aktif mereka.
PUKUL 14.30 - Perjalanan Pulang
Bus sekolah membawa anak-anak kembali ke sekolah dengan aman. Tim AOBT (Fuad & Dimas) memastikan perjalanan lancar tanpa hambatan.
Tim Profesional di Balik Kesuksesan
Sukses program SALUD ini adalah hasil kerja sama tim yang solid dan terkoordinasi dengan baik:
| Peran | Tim | Tanggung Jawab |
|---|---|---|
| Sambutan & MC | Sahrul | Membuka acara, memandu jalannya kegiatan, energik dan engaging |
| Pengajar - Ruang Uji | Gunawan Arifianto, Rudi, Yudi | Penjelasan tentang pengujian kendaraan dan keselamatan kendaraan |
| Pengajar - CCRoom | Galih, Mas'ud | Pengenalan sistem manajemen lalu lintas modern |
| Pengajar - Ruang Rapat (Sosialisasi Utama) | Sahrul, Mas'ud, Arifin, Salsa | Edukasi interaktif tentang keselamatan lalu lintas |
| Among Tamu di Halaman | Kabid Angkutan, Kabid LL, Ka Sub Bag UKP, Kasie Dalops | Penerimaan dan sambutan peserta |
| Pendamping Halaman | Sahrul, Mas'ud, Arifin, Salsa | Mendampingi keliling dan perkenalan |
| Penyampaian & Konsumsi | Samsiatun, Andien, Salsa | Absensi dan penyediaan makanan |
| Perlengkapan & Infrastruktur | Bagian Sekretariat | Persiapan ruangan, sound system, banner, balon, rambu peraga |
| Transportasi | Fuad, Dimas | Penjemputan dan pengantaran anak-anak dengan aman |
| Dokumentasi | Alex | Foto dan video berkualitas untuk publikasi |
Semua berpakaian dinas lapangan (PDL) yang rapi, menunjukkan profesionalisme dan identitas Dishub Klaten.
Metode Pembelajaran: Humanis, Inklusif, dan Efektif
Salah satu keunggulan program SALUD kali ini adalah pendekatannya yang humanis dan inklusif:
-
Belajar Sambil Bermain , Anak-anak tidak merasa tengah menghadapi "pelajaran formal", tetapi lebih seperti bermain sambil belajar.
-
Bahasa yang Sederhana , Semua penjelasan dibawakan dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, tanpa jargon teknis yang membingungkan.
-
Visual & Peraga Nyata ,- Menggunakan rambu-rambu asli, helm asli, simulasi zebra cross, dan peralatan lainnya agar pembelajaran lebih konkret.
-
Pendampingan Khusus untuk ABK , Anak-anak dengan kebutuhan khusus mendapat perhatian ekstra, metode pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan mereka.
-
Reward & Apresiasi , Anak-anak yang aktif berpartisipasi dihargai, sehingga motivasi tetap tinggi.
-
Sesi Interaktif , Bukan monolog satu arah, tetapi dialog dua arah dengan kesempatan bertanya dan berdiskusi.
Terima Kasih & Komitmen Berkelanjutan
Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada:
Sekolah Khusus (Inklusi) Islam Terpadu D Vastu Klaten - Atas kepercayaan, kolaborasi, dan antusiasme dalam menyelenggarakan program SALUD.
Tim Dishub Klaten - Atas dedikasi, profesionalisme, dan kemanusiaan dalam memberikan edukasi kepada anak-anak.
Orang Tua Peserta - Atas dukungan dan kepercayaan terhadap kegiatan edukatif ini.
Anak-Anak Peserta - Atas antusiasme, partisipasi aktif, dan keramahan yang luar biasa. Kalian adalah masa depan Klaten yang aman dan tertib!
Penutup: Jalan Menuju Klaten yang Lebih Aman
Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten untuk siswa Sekolah Inklusi D Vastu adalah investasi penting untuk masa depan yang lebih aman, tertib, dan humanis. Setiap anak yang mendapat edukasi, apakah ia siswa reguler atau ABK, adalah bibit harapan untuk generasi pengguna jalan yang lebih sadar, disiplin, dan bertanggung jawab.
Tidak ada yang boleh tertinggal dalam perjalanan menuju Klaten yang lebih aman. Semua anak berhak mendapat perlindungan dan edukasi keselamatan, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya masing-masing.
Semoga kegiatan SALUD ini dapat menjadi pemicu bagi berbagai inisiatif edukatif lainnya dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas di semua lapisan masyarakat Kabupaten Klaten. Bersama-sama, tim Dishub, sekolah, keluarga, dan masyarakat, kita ciptakan Klaten yang terang, aman, dan sejahtera untuk semua.
Sadar Lalu Lintas Usia Dini adalah Hak Setiap Anak Tanpa Terkecuali!
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




