Lancar! Dishub Klaten Amankan Lalin dan Parkir Gebyar Padusan OMAC 2026
Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mengamankan pengaturan lalu lintas dan parkir di acara Gebyar Padusan Merti Rogo 2026 di Objek Mata Air Cokro Tulung. Ribuan warga hadir, lalin tetap lancar.
Ribuan Warga Padati OMAC, Dishub Klaten Sigap Amankan Lalin dan Parkir Gebyar Padusan Merti Rogo 2026
Klaten - Selasa (17/02), Objek Mata Air Cokro (OMAC) di Desa Cokro, Kecamatan Tulung benar-benar penuh sesak. Ribuan warga dari Klaten dan daerah sekitarnya membanjiri lokasi untuk mengikuti Gebyar Padusan Merti Rogo 2026 bertema "Refleksi Diri Sambut Bulan Suci".
Acara besar yang masuk dalam kalender event utama Kabupaten Klaten ini dihadiri langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo beserta jajaran Forkopimda. Pengunjung nggak hanya dari Klaten, tapi juga dari Sukoharjo, Sragen, dan Karanganyar.
Dengan volume pengunjung sebesar itu, pengaturan lalu lintas dan parkir jelas jadi tantangan besar. Dan di situlah tim Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten berperan.
Dishub Klaten Siaga Sejak Pagi
Tim Dishub Klaten diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengamankan dua hal krusial: arus lalu lintas di akses masuk dan keluar OMAC, serta pengelolaan parkir kendaraan yang membludak.
Petugas ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar area OMAC untuk memastikan kendaraan dari berbagai arah bisa masuk dan keluar dengan tertib. Pengaturan parkir juga dikawal ketat supaya nggak menimbulkan kemacetan di jalan utama maupun di dalam area wisata.
Hasilnya? Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Arus kendaraan tertata, parkir terkendali, dan ribuan pengunjung bisa menikmati rangkaian tradisi Padusan tanpa terganggu urusan lalu lintas.
Kemeriahan Gebyar Padusan 2026
Tradisi Padusan sendiri merupakan ritual tahunan masyarakat Jawa untuk membersihkan diri dengan air dari sumber mata air suci menjelang bulan Ramadan. Di Klaten, tradisi ini digelar secara besar-besaran di OMAC dengan rangkaian acara yang meriah.
Beberapa rangkaian acara yang digelar dalam Gebyar Padusan Merti Rogo 2026 antara lain:
-
Kirab 17 kendi air suci dari 17 mata air berbeda se-Kabupaten Klaten, diiringi salawat dan rebana
-
Prosesi siraman Mas Mbak Klaten sebagai simbol penyucian diri
-
Kirab gunungan apem dan hasil bumi - kue apem berasal dari bahasa Arab affuwun yang berarti memohon maaf
-
Sebaran udik-udik yang diperebutkan warga sebagai simbol rezeki dan keberkahan
-
Doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan di bulan Ramadan
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi Padusan ini menjadi momen untuk menyucikan diri dengan air yang jernih agar bisa beribadah lebih khusyuk selama Ramadan.
Sinergi di Balik Kelancaran
Kelancaran acara sebesar Gebyar Padusan nggak bisa terwujud tanpa koordinasi yang solid antar berbagai pihak. Selain Dishub Klaten yang mengawal lalin dan parkir, pengamanan juga didukung oleh TNI, POLRI, Satpol PP, dan perangkat desa setempat.
Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten berkomitmen untuk selalu hadir mengamankan setiap event besar di wilayah Klaten, terutama yang berpotensi mendatangkan lonjakan pengunjung dan kendaraan. Karena kenyamanan warga di jalan adalah tanggung jawab kami.
Detail Kegiatan
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Kegiatan | Pengaturan Lalu Lintas dan Parkir |
| Acara | Gebyar Padusan Merti Rogo 2026 - Refleksi Diri Sambut Bulan Suci |
| Hari/Tanggal | Selasa, 17 Februari 2026 |
| Lokasi | Objek Mata Air Cokro (OMAC), Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten |
| Pelaksana | Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten |
| Status | Berjalan lancar |
Selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Sobat Darat. Semoga ibadah puasa kita tahun ini lebih khusyuk, lebih bermakna, dan penuh keberkahan.
Klaten Bersinar!
--
(ace/dishubklt)
Click Here To See More
What's Your Reaction?



