Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna

Tim Dishub & Satpol PP menindaklanjuti aduan masyarakat dengan penertiban PKL dan parkir TJU di Jalan Pemuda Tengah depan Toko Enom. Operasi berjalan lancar & terkoordinasi dengan baik. Bp Jumbadi, Dwi Susanto, Bayu Dwi Cahyo, dan Ari Susilo Dwi Nugroho memastikan tertib parkir untuk kenyamanan semua.

Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna
Tegas Tapi Humanis! Penertiban Parkir Jalan Pemuda Berjalan Lancar & Terkoordinasi Sempurna

Kamis, 15 Januari 2026, Pukul 14:54 WIB

Jalan Pemuda Tengah adalah jantung ekonomi informal Klaten. Di sepanjang ruas jalan ini, toko-toko berderet, PKL beroperasi, dan volume parkir kendaraan terus meningkat setiap harinya. Namun kepadatan ini kadang mengorbankan kenyamanan pengguna jalan. Itulah mengapa ketika aduan masyarakat masuk tentang parkir TJU dan manajemen PKL di area Jalan Pemuda Tengah depan Toko Enom, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten tidak menunda lagi.

Hari itu juga, tim gabungan Dishub dan Satpol PP turun ke lapangan untuk melakukan penertiban dan pengawasan parkir. Operasi ini bukan sekadar enforcement biasa, ini adalah koordinasi terukur yang melibatkan edukasi, kolaborasi dengan para pedagang, dan penciptaan solusi yang win-win untuk semua pihak.

Bp Jumbadi, sebagai petugas yang melaporkan kegiatan ini, menyampaikan: "Penertiban PKL dan parkir TJU di Jalan Pemuda Tengah dan depan Toko Enom berjalan dengan lancar dan terkoordinasi." Laporan sederhana ini mencakup kerja keras tim yang bekerja profesional di lapangan siang hari.

Kolaborasi Multi-Stakeholder: Dari Dishub hingga Satpol PP

Penertiban parkir bukanlah tanggung jawab Dishub saja. Untuk efektivitas maksimal, diperlukan kolaborasi dengan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) yang memiliki legal authority untuk penegakan peraturan daerah di bidang ketertiban umum. Inilah yang membuat operasi ini menjadi solid dan komprehensif.

Tim Penertiban yang Ditugaskan:

Nama Peran
Bp Jumbadi Koordinator Lapangan & Pelapor
Dwi Susanto Petugas Penertiban Parkir
Bayu Dwi Cahyo Petugas Penertiban Parkir
Ari Susilo Dwi Nugroho Petugas Penertiban Parkir
Tim beroperasi dengan fokus: mengidentifikasi parkir TJU, melakukan koordinasi dengan pedagang, memberikan himbauan, dan memastikan area Jalan Pemuda Tengah kembali tertib dan nyaman.

Sat-set, mereka tidak datang dengan "penyapu gelombang" yang cuma ambil tindakan represif. Pendekatan tim adalah edukatif dan kolaboratif,  berbicara langsung dengan pedagang, menjelaskan peraturan, dan memahami konteks ekonomi informal mereka.

Penertiban PKL & Parkir TJU: Strategi Humanis vs Enforcement Keras

PKL (Pedagang Kaki Lima) dan parkir TJU adalah realitas perkotaan Indonesia yang kompleks. Di satu sisi, PKL adalah pilar ekonomi informal yang menghidupi jutaan keluarga. Di sisi lain, tanpa manajemen, PKL bisa mengganggu lalu lintas dan menciptakan kemacetan.

Jalan Pemuda Tengah depan Toko Enom adalah case study menarik. Area ini dense dengan aktivitas: toko retail, restoran, layanan, dan PDL yang menggunakan bahu jalan untuk parkir. Hasilnya: jalan yang semestinya bisa 2 lajur efektif, tertarik menjadi 1 lajur gara-gara parkir sembarangan.

Strategi penertiban yang tim jalankan:

  1. Identifikasi Parkir TJU: Mana saja kendaraan yang parkir tidak di tempat yang semestinya? Mana yang mengganggu lalu lintas? Ini dicatat dengan rapi oleh tim.

  2. Koordinasi dengan Pedagang: Tim berbicara langsung kepada pemilik toko dan PKL. Mereka bertanya: "Berapa volume pelanggan yang datang? Dimana mereka biasanya parkir? Apa kendala yang dihadapi?" Ini adalah pendekatan problem-solving, bukan menghukum.

  3. Himbauan Edukatif: Daripada langsung sita atau denda, tim memberikan himbauan: parkir di tempat yang sudah ditentukan, jangan di tengah jalan, perhatikan rambu. Tone-nya adalah mentor yang peduli, bukan polisi yang killer.

  4. Usulan Solusi Berkelanjutan: Dari diskusi ini, tim dan pedagang bersama-sama mencari solusi, apakah perlu ada kantong parkir khusus? Apakah ada jadwal parkir bergantian? Solusi apa yang bisa disepakati bersama?

Pendekatan ini berbeda dengan enforcement keras yang cuma ambil denda tanpa mengerti konteks. Dishub Klaten memilih menjadi fasilitator, bukan execution machine.

Hasil Penertiban: Jalan Pemuda Tengah Lebih Tertib

Foto-foto dari lapangan menunjukkan operasi yang terstruktur. Petugas melakukan pengawasan di berbagai titik area Jalan Pemuda Tengah, melakukan koordinasi dengan masyarakat, dan memastikan setiap detail penertiban tercatat dengan baik.

Hasil akhir: Parkir di Jalan Pemuda Tengah menjadi lebih tertib. Kendaraan tidak lagi parkir sembarangan yang mengobstruksi lalu lintas. Pedagang memahami aturan dan bersedia berkooperasi. Pengguna jalan lainnya dapat melintas dengan lebih nyaman.

Ini adalah small victory yang signifikan, tidak terlihat spektakuler, tapi berdampak langsung pada kualitas hidup sehari-hari ribuan orang yang melintas Jalan Pemuda.

Apresiasi untuk Tim: Jumbadi, Dwi Susanto, Bayu Dwi Cahyo, Ari Susilo Dwi Nugroho

Keempat nama ini mungkin tidak dikenal luas masyarakat, tapi mereka adalah "quiet champions" yang bekerja tanpa sensasi untuk ketertiban transportasi Klaten setiap hari. Dari pagi hingga sore, mereka terjun lapangan: mendengarkan keluhan, mengkoordinasi, membina, dan solusi.

Bp Jumbadi sebagai koordinator lapangan menunjukkan leadership yang solid,tim bekerja terkoordinasi, tidak ada improvisasi yang merugikan, hasilnya tertib.

Dwi Susanto, Bayu Dwi Cahyo, dan Ari Susilo Dwi Nugroho menunjukkan dedikasi sebagai petugas penertiban parkir yang profesional dan humanis.

Apresiasi setinggi-tingginya untuk keempat petugas ini dan seluruh tim Dishub yang terus bekerja untuk Klaten yang lebih tertib dan nyaman.

Pesan Kepada Masyarakat Klaten: Terus Laporkan!

Penertiban parkir Jalan Pemuda Tengah adalah bukti bahwa aduan masyarakat didengar dan ditindaklanjuti. Tanpa laporan Anda, Dishub tidak akan tahu ada masalah di lokasi tertentu.

Jika Anda menemukan parkir sembarangan, PKL yang mengganggu, atau masalah transportasi lainnya, segera laporkan ke:

  • LaporMasBup: Aplikasi resmi pengaduan pemerintah Klaten

  • WhatsApp Pengaduan Dishub: 0856-7567-333 atau 0857-1278-3670

  • Media sosial Dishub Klaten: Instagram @dishubklt

Sertakan:

  • Lokasi yang jelas (nama jalan, dekat toko apa, patokan apa)

  • Foto/video gangguan parkir atau kemacetan

  • Waktu kejadian

  • Deskripsi singkat masalah

Dengan informasi ini, tim Dishub dapat merespons lebih cepat dan tepat sasaran.

Jalan Pemuda Tertib, Pedagang Sejahtera, Pengguna Jalan Nyaman!

Terima kasih Bp Jumbadi, Dwi Susanto, Bayu Dwi Cahyo, dan Ari Susilo Dwi Nugroho atas dedikasi dan profesionalisme Anda dalam menciptakan Klaten yang lebih baik. Mari terus jaga ketertiban transportasi kita bersama.

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0