Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!

Musrenbangcam Ngawen 2026 hadirkan aspirasi warga dari Desa Tempursari, Mayungan, dan Manjungan. Penerangan jalan minim, perempatan rawan kecelakaan, hingga jalan gelap jadi sorotan. Dishub Klaten catat dan siap tindak lanjut!

Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!
Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!
Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!
Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!
Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!
Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!
Musrenbangcam Ngawen 2026: Warga Serukan Kebutuhan PJU dan Marka Jalan di Titik Rawan!

Senin, 9 Februari 2026 - Suara warga Kecamatan Ngawen kembali bergema di forum Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Ngawen 2026. Dan seperti biasa, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten hadir langsung untuk mendengarkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur jalan dan keselamatan berkendara di wilayah mereka.

Dari hasil musyawarah, warga dari tiga desa (Tempursari, Mayungan, dan Manjungan) kompak menyuarakan satu pesan yang sama: jalan kami butuh lebih terang dan lebih aman! Total ada enam aspirasi yang tercatat, dan semuanya berkaitan dengan kebutuhan Penyediaan Perlengkapan Jalan Kabupaten (PJU dan Marka Jalan).

Menariknya, aspirasi yang masuk kali ini bukan sekadar keluhan biasa. Warga datang dengan data yang rinci, lengkap dengan titik lokasi, kondisi lapangan, dan dampak nyata yang sudah dirasakan sehari-hari. Ini yang membuat Musrenbangcam Ngawen 2026 terasa berbeda: partisipasinya hidup dan detail!

Enam Titik Kritis yang Jadi Sorotan Warga

Isu yang diangkat warga Ngawen kali ini cukup beragam, tapi benang merahnya jelas: kondisi jalan gelap, minim penerangan, dan rawan kecelakaan. Berikut daftar lengkapnya:

PertamaPerempatan Ruas Jalan Klaten–Karanganom, Desa Tempursari. Warga melaporkan bahwa area perempatan di ruas jalan ini kerap tertutup oleh hamparan pohon jagung saat musim tanam. Akibatnya? Pandangan pengendara terhalang, dan kecelakaan sering terjadi di titik ini. Kenyamanan, keselamatan, sampai risiko nyawa, semuanya jadi taruhannya.

KeduaRuas Jalan Klaten–Karanganom (minim PJU), Desa Tempursari. Masih di ruas jalan yang sama, warga Tempursari juga menyoroti minimnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Kondisi jalan yang gelap gulita di malam hari nggak cuma mengganggu kenyamanan, tapi juga berpotensi menimbulkan kejahatan. Lampu jalan itu bukan kemewahan , itu kebutuhan dasar keselamatan!

KetigaDk Jatiwoyo RT 26 RW 08, Desa Mayungan. Warga Mayungan menyampaikan bahwa di titik ini sering terjadi kecelakaan dan lalu lintas cukup padat. Kombinasi jalan ramai tanpa perlengkapan jalan yang memadai = resep bencana. Penambahan PJU dan marka jalan jadi permintaan yang sangat mendesak.

KeempatJalan Kabupaten Perbatasan Desa Mayungan–Desa Jonggrangan. Kurangnya penerangan jalan di area perbatasan dua desa ini juga jadi sorotan. Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Mayungan dan Desa Jonggrangan masih gelap, dan warga sudah lama menunggu adanya penambahan PJU.

KelimaRuas Jalan Gedaren–Tempursari, Desa Manjungan (meliputi RT 22 RW 09 Dk Mlandang, RT 04 RW 02, RT 03 RW 01 Dk Manjungan). Jalan kabupaten yang melewati desa ini diapit oleh persawahan dengan kontur yang bergelombang dan cell jalan yang sudah rusak. Di malam hari, penerangan sangat minim sehingga kondisi jalan sangat rawan kecelakaan. Warga sudah lama resah dengan situasi ini.

KeenamArea Permukiman dan Persimpangan Desa Manjungan (meliputi RT 22 RW 09 Dk Mlandang, RT 04-06 RW 02, RT 09 RW 03, RT 10 RW 04 Dk Manjungan). Jalan yang sangat ramai pengendara motor, seringkali dengan kecepatan tinggi meskipun melewati area penduduk dan persimpangan jalan. Beberapa kali sudah terjadi kecelakaan di persimpangan ini. Marka jalan dan perlengkapan keselamatan lainnya sangat dibutuhkan untuk menekan angka kecelakaan.

Satu Suara: PJU dan Marka Jalan!

Yang menarik dari Musrenbangcam Ngawen kali ini adalah keseragaman aspirasi. Dari enam usulan yang masuk, semuanya mengarah pada satu kebutuhan yang sama: Penyediaan Perlengkapan Jalan Kabupaten, khususnya PJU (Penerangan Jalan Umum) dan Marka Jalan.

Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan penerangan dan kelengkapan keselamatan jalan di Kecamatan Ngawen memang sudah sangat mendesak. Bukan satu-dua titik, tapi tersebar merata di beberapa desa dengan karakteristik permasalahan yang berbeda-beda , mulai dari jalan gelap di area persawahan, perempatan yang tertutup tanaman, hingga persimpangan rawan kecelakaan di area pemukiman.

Komitmen Dishub Klaten: Dengar, Catat, Tindak Lanjut!

Tim Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten telah mencatat seluruh aspirasi masyarakat Kecamatan Ngawen dan berkomitmen untuk melakukan tindak lanjut sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah survei lapangan untuk memverifikasi dan memastikan kelayakan teknis di setiap titik lokasi yang diusulkan.

Setelah survei, Dishub Klaten akan melakukan koordinasi internal untuk memetakan kebutuhan anggaran, jadwal pelaksanaan, dan skala prioritas penanganan. Seluruh aspirasi ini akan diintegrasikan dalam perencanaan RKPD Tahun 2027 Kabupaten Klaten.

Yuk, Bareng-Bareng Jaga Keselamatan Jalan!

Kehadiran Dishub Klaten di setiap Musrenbangcam bukan formalitas, ini wujud nyata komitmen untuk selalu membuka telinga dan dekat dengan masyarakat. Aspirasi warga Ngawen tentang jalan yang lebih terang, lebih aman, dan lebih nyaman adalah aspirasi yang sangat relevan dan wajib diperjuangkan bersama.

Buat warga Ngawen dan pengguna jalan di wilayah lain, jangan ragu untuk terus aktif melaporkan permasalahan jalan, PJU yang padam atau rusak, maupun kebutuhan fasilitas keselamatan lainnya. Laporan bisa disampaikan melalui:

LaporMasBup (08567567333 – chat only)
Dishub Klaten (085712783670 – chat only)

Dengan gotong royong dan kolaborasi, cita-cita menciptakan jalan yang aman, terang, dan nyaman untuk semua warga Klaten pasti bisa terwujud!

Klaten Keren, Dishub Beken 

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0