Dari Aduan Warga Jadi Aksi: Dishub Klaten Tangani Parkir Berbahaya di Tikungan Jalan Halmahera

Tim Parkir Dishub Klaten merespons cepat aduan parkir sembarangan di tikungan Jl. Halmahera. Dalam waktu 3 jam, pemilik mobil AD 1127 IC setuju berhenti parkir di area rawan kecelakaan. Kolaborasi nyata masyarakat dan pemerintah untuk jalan yang lebih aman.

Dari Aduan Warga Jadi Aksi: Dishub Klaten Tangani Parkir Berbahaya di Tikungan Jalan Halmahera
Dari Aduan Warga Jadi Aksi: Dishub Klaten Tangani Parkir Berbahaya di Tikungan Jalan Halmahera
Dari Aduan Warga Jadi Aksi: Dishub Klaten Tangani Parkir Berbahaya di Tikungan Jalan Halmahera
Dari Aduan Warga Jadi Aksi: Dishub Klaten Tangani Parkir Berbahaya di Tikungan Jalan Halmahera
Dari Aduan Warga Jadi Aksi: Dishub Klaten Tangani Parkir Berbahaya di Tikungan Jalan Halmahera

Senin pagi itu dimulai dengan laporan singkat. Sebuah mobil plat nomor AD 1127 IC sering parkir di tikungan Jalan Halmahera. Posisinya yang strategis di tikungan mengurangi pandangan pengemudi lain. Rawan kecelakaan. Orangnya yang lapor hanya ingin jalan lebih aman. Sederhana, tapi penting.

Pukul 08.00, aduan masuk ke sistem kami melalui LapormasBup. Kode aduan: WR76801272. Tim membaca, memahami, dan langsung bergerak.

Nggak ada delay, nggak ada prosedur berbelit-belit. Cuma ada misi: tangani masalah ini dengan cepat dan tepat.

Tiga Jam Membuat Perbedaan

Pukul 11.06 pagi, sebelum istirahat siang dimulai, tim Parkir Dishub Klaten sudah selesai menangani kasusnya.

Prosesnya?

Langsung ke lapangan, identifikasi lokasi yang dimaksud warga, cari tahu siapa pemiliknya dan, ini poin pentingnya, komunikasi langsung dengan pemilik mobil.

Bukan pendekatan paksa yang dingin. Bukan juga teguran biasa yang mudah dilupakan. Tim Parkir kami mengambil pendekatan dialogis: jelaskan risikonya, minta pengertian, dan ajak mereka menjadi bagian dari solusi.

Hasilnya?

Pemilik mobil AD 1127 IC merespons dengan baik. Dia mengerti risikonya, parkirnya bisa menghalangi pandangan, bisa sebabkan kecelakaan, bisa celaka juga dia sendiri. Dan yang penting: dia mau berubah. Dengan sukarela, dia berkomitmen berhenti parkir di area tikungan itu.

Masalah selesai. Jalan jadi lebih aman.

Tiga jam. Dari aduan sampai resolusi.

Dua Momentum, Satu Cerita

Ketika kita membahas parkir sembarangan di tikungan, kita sebenarnya sedang ngomong dua hal yang saling berhubungan:

Krisis Keselamatan

Tikungan adalah titik rawan. Visibilitas kurang, kecepatan tinggi, waktu reflek yang singkat. Kalau ada mobil parkir, pengemudi di seberang tikungan nggak bisa lihat. Tabrakan bisa terjadi dalam detik. Ini bukan teori, tapi risiko nyata yang bisa mengubah hidup selamanya.

Krisis Kepedulian

Tapi di sisi lain, ada warga yang cukup peduli untuk melapor. Ada tim yang cukup responsif untuk bergerak. Ada pemilik kendaraan yang cukup sadar untuk berubah. Itu momentum positif yang harus kita rayakan.

Kalau semua pihak bekerja sama kayak gini, jalan aman bukan mimpi lagi.

Budaya Yang Harus Dipertahankan

Operasi penertiban kemarin sukses. Tapi ini bukan akhir cerita, ini awal dari sistem yang perlu konsisten berjalan.

Sistem itu dibangun dari tiga pilar:

Pilar Pertama: Warga Berani Melaporkan

Perlu ada kultur di mana orang nggak takut lapor kalau lihat pelanggaran. Sistem LapormasBup ada untuk ini. Gunakan.

Pilar Kedua: Pemerintah Tanggap dan Responsif

Aduan harus ditindaklanjuti dengan cepat dan serius. Bukan diterima terus dilupakan. Ini yang sudah kami tunjukkan: 3 jam respons, masalah terselesaikan.

Pilar Ketiga: Masyarakat Mau Berubah

Penertiban tanpa perubahan perilaku adalah sia-sia. Yang perlu adalah dialog, edukasi, dan komitmen bersama. Pemilik mobil AD 1127 IC sudah tunjukkan ini.

Ketiga pilar itu berdiri, Klaten jadi kota yang lebih aman dan tertib untuk semua.

Terima kasih untuk warga yang sudah berani lapor. Terima kasih untuk pemilik mobil yang mau berubah. Terima kasih untuk semua yang sudah menjadi bagian dari gerakan keselamatan jalan di Klaten.

Mari kita ciptakan budaya transportasi yang bertanggung jawab. Untuk keluarga kita. Untuk Klaten kita.

Klaten Keren, Dishub Beken.

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0