Bimtek Anjab-ABK SIASN 2026: Tim Dishub Klaten Siap Gas Pol Usulkan Formasi Baru!
Ike Dyah dari Subbag Umum Kepegawaian Dishub Klaten ikuti bimtek penyusunan Anjab-ABK SIASN Layanan Perencanaan di Hotel Griya Persada Kaliurang. Deadline 31 Jan 2026!
Ibu Ike Dyah dari Subbag Umum Kepegawaian mewakili Dishub Klaten dalam bimbingan teknis penyusunan Anjab-ABK di SIASN Layanan Perencanaan. Tantangan utama: formasi JF Penguji Kendaraan Bermotor harus segera diperbarui!
Tidak main-main, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten langsung mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Anjab-ABK pada SIASN Layanan Perencanaan yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klaten bekerja sama dengan BKN Kanreg 1. Acara berlangsung Selasa-Kamis, 20-22 Januari 2026 di Hotel Griya Persada Kaliurang, Yogyakarta.
Surat tugas resmi bernomor 800.1.11.1/26/2026/24 menjadi bukti komitmen Dishub Klaten untuk serius dalam menyusun kebutuhan pegawai yang akurat dan responsif. Yang diutus kali ini adalah Ibu Ike Dyah Koeswandari, A.Md, Pengelola Layanan Operasional dari Subbag Umum Kepegawaian , sosok yang sudah malang melintang di dunia administrasi kepegawaian.
Kenapa Bimtek Ini Penting Banget?
SIASN (Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara) bukan lagi sekadar aplikasi biasa. Ini adalah sistem digital terintegrasi yang akan jadi rujukan pusat untuk semua kebutuhan data kepegawaian di Indonesia. Kalau data Anjab (Analisis Jabatan) dan ABK (Analisis Beban Kerja) tidak akurat, maka formasi yang diusulkan ke Kemenhub dan BKN bisa meleset. Dan kalau meleset? Ya bisa-bisa kebutuhan tenaga penguji kendaraan tidak terpenuhi, atau malah kelebihan formasi yang nggak terpakai.
Narasumber Top, Materi Padat
Bukan sembarang pembicara yang dihadirkan. Bapak Sri Widayanti SH MM, Kepala BKN Kanreg 1, langsung ngebahas esensi penyusunan Anjab-ABK yang benar. Diawali dengan Selvina dan Ari Agustin, Analis SDMA Ahli Muda BKN, yang ngajari praktik input data langsung di SIASN Layanan Perencanaan.
Peserta dari puluhan OPD di Kabupaten Klaten diajak hands-on ,bukan sekadar dengar teori, tapi langsung praktik di laptop masing-masing. Mulai dari mapping jabatan, menghitung beban kerja, menentukan kebutuhan pegawai per jabatan, hingga upload hasilnya ke sistem SIASN.
Deadline Killer: 31 Januari 2026
Ini yang bikin tegang. BKN memberikan batas waktu keras untuk Pemkab Klaten: 31 Januari 2026. Karena itu, BKPSDM Klaten mewajibkan semua OPD untuk upload hasil Anjab-ABK mereka maksimal 26 Januari 2026 (enam hari sebelum deadline BKN). Artinya, tim Dishub Klaten harus super cepat menganalisis, menyusun, dan mengusulkan formasi yang tepat.
Tugas Rumah Dishub Klaten: Formasi JF Penguji Kendaraan Bermotor
Ini nih yang jadi fokus utama. Saat ini, Dishub Klaten masih menggunakan rekomendasi kebutuhan tahun 2024 untuk jabatan fungsional Penguji Kendaraan Bermotor. Padahal, realita di lapangan menunjukkan kebutuhan yang berbeda. Kenaikan volume kendaraan, penambahan uji berkala, dan kebutuhan layanan prima masyarakat membuat formasi lama sudah tidak relevan.
Lewat bimtek ini, tim Dishub Klaten diminta untuk segera mengusulkan formasi kebutuhan yang baru ke Kemenhub (sebagai instansi pembina) agar bisa disesuaikan dengan beban kerja aktual. Tidak bisa lagi pakai data lama. Harus akurat, harus cepat, harus responsif.
Antusiasme Tinggi, Kolaborasi Kuat
Meski dihadapkan pada deadline menantang, antusiasme peserta terlihat tinggi. Diskusi di kelas tidak pernah sepi. Banyak pertanyaan praktik seputar kendala teknis di lapangan, terutama soal jabatan fungsional yang belum tersedia di master data SIASN.
Ibu Ike Dyah sebagai perwakilan Dishub Klaten aktif bertanya dan mencatat setiap detail penting. "Ini kan nantinya berkaitan langsung dengan pelayanan kita ke masyarakat. Kalau formasi penguji kendaraan nggak tepat, ya pelayanan jadi terganggu," ujarnya saat sesi praktik.
Metode Pembelajaran Praktik Langsung
Bimtek ini tidak seperti pelatihan kepegawaian pada umumnya. Peserta diajak praktik langsung di laptop dengan akun SIASN masing-masing. Mulai dari:
-
Login ke SIASN Layanan Perencanaan
-
Input data jabatan dan beban kerja
-
Analisis kebutuhan pegawai per jabatan
-
Generate laporan Anjab-ABK
-
Upload hasil ke sistem
Semua dipandu step-by-step oleh narasumber dari BKN. Jadi tidak ada alasan untuk nggak bisa. Yang ada hanya: mau nggak mau, harus selesai sebelum deadline.
Rencana Tindak Lanjut Dishub Klaten
Setelah kembali dari Yogyakarta, tim Dishub Klaten akan:
- Mengkoordinasikan dengan Kepala Seksi terkait untuk memverifikasi data beban kerja aktual
- Mengusulkan formasi baru JF Penguji Kendaraan Bermotor ke Kemenhub sesuai kebutuhan 2026
- Mengupload hasil Anjab-ABK ke SIASN maksimal 26 Januari 2026
- Mensosialisasikan hasil bimtek kepada seluruh jajaran agar semua paham
Bimtek tiga hari di Kaliurang ini bukan sekadar pelatihan. Ini adalah titik awal transformasi digital dalam pengelolaan kepegawaian Dishub Klaten. Dengan formasi yang tepat, pelayanan publik bisa lebih optimal. Dengan data yang akurat, perencanaan strategis bisa lebih presisi.
Tantangan ada di depan mata: deadline 31 Januari 2026. Tapi tim Dishub Klaten sudah siap. Karena yang namanya pelayanan publik ya harus cepat, tepat, dan akurat. Challenge accepted!
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




