Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026

131 pegawai Dishub Klaten berkumpul di Amanda Hills Bandungan untuk Sosialisasi Kedisiplinan dan Sistem Penggajian (30/1) serta Evaluasi Pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2026 (31/1). Hadirkan narasumber PJ Sekda, Kepala BKPSDM, hingga Asisten Ekonimi Pembangunan Setda Klaten. Simak Selengkapnya!!

Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026
Dishub Klaten Gelar Dua Agenda Besar di Amanda Hills: Sosialisasi Kedisiplinan & Evaluasi Posko Nataru 2026

Dua Hari, Dua Misi, Satu Semangat: Upgrade Disiplin dan Evaluasi Total Posko Nataru!

Klaten - Kalau biasanya akhir pekan identik dengan rebahan, beda cerita untuk 131 pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten. Pada hari Jumat s.d Sabtu, 30–31 Januari 2026 minggu kemarin, mereka justru "mendaki" ke Amanda Hills Bandungan, Kabupaten Semarang, untuk mengikuti dua agenda strategis sekaligus: Sosialisasi Kedisiplinan dan Sistem Penggajian Pegawai serta Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2026.

Bukan kegiatan seremonial yang asal hadir dan tanda tangan absen, dua agenda ini dirancang langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten, Supriyono, S.Sos., sebagai wahana konsolidasi internal sekaligus refleksi kolektif pasca operasi Nataru yang baru saja selesai.

Hari Pertama (30/1): Disiplin dan Penggajian , Fondasi yang Nggak Boleh Keropos

Agenda hari pertama dibuka pukul 15.00 WIB dengan sesi peserta, dilanjutkan paparan narasumber pada pukul 18.00 WIB hingga selesai. Tiga narasumber kelas berat langsung turun gunung untuk membedah isu kedisiplinan dan sistem penggajian:

  • PJ. Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten

  • Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten

  • Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klaten

Materi yang dibawakan bukan sekadar teori normatif, tapi benar-benar menyentuh realitas sehari-hari pegawai: mulai dari PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, sistem penilaian kinerja untuk TPP berdasarkan Perbup Klaten, aturan jam kerja, hingga pedoman pakaian dinas. Intinya, satu pesan kunci: disiplin dan kinerja itu saling terikat, dan keduanya punya konsekuensi langsung terhadap kompensasi yang diterima.

Pemerintah Kabupaten Klaten sendiri terus memperketat sistem reward and punishment. Sepanjang 2025, tingkat kedisiplinan ASN di Klaten menunjukkan tren positif ,pelanggaran jam kerja menurun dan kepatuhan atribut dinas meningkat. Tapi bukan berarti boleh kendor di 2026. Pelanggaran berat seperti tidak masuk kerja tanpa alasan sah lebih dari 10 hari berturut-turut tetap akan diganjar sanksi tegas sesuai ketentuan.

Selain kedisiplinan, sesi ini juga membedah sistem penggajian secara transparan. Seluruh pegawai dari ASN, PPPK, hingga tenaga kontrak ,diajak memahami mekanisme penghitungan gaji, tunjangan, potongan, dan hak finansial lainnya. Transparansi soal penggajian bukan cuma soal "berapa yang diterima", tapi juga soal "kenapa segitu" dan "bagaimana cara meningkatkannya". Ketika korelasi antara kinerja, disiplin, dan kompensasi dipahami bersama, motivasi kerja otomatis naik satu level.

Hari Kedua (31/1): Evaluasi Posko Nataru , Bedah Catatan dari Lapangan!

Jika hari pertama bicara soal fondasi internal, hari kedua langsung terjun ke evaluasi operasional. Sesi Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2026 dimulai pukul 08.00 WIB untuk peserta, dengan paparan narasumber pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Narasumber yang diundang kali ini adalah Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten, yang memberikan perspektif strategis terkait pelaksanaan posko dan arah kebijakan transportasi ke depan.

Flashback: 6 Posko, 24 Jam, 18 Hari Tanpa Henti

Sebelum masuk ruang evaluasi, mari flashback sejenak. Operasi Posko Nataru 2025/2026 berlangsung sejak 19 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dengan 6 posko beroperasi 24 jam di lokasi strategis: Alun-Alun Klaten, Exit Tol Prambanan, Prambanan, Ketandan, Delanggu, dan Penggung.

Selama periode itu, jajaran pimpinan Dishub dari Sekretaris, Kabid, Kasie, hingga Kasubag , tidak cuma duduk di kantor. Mereka turun langsung melakukan monitoring berkala ke setiap posko. Bahkan di malam pergantian tahun (31/12/2025), "Trio Pimpinan Dishub" melakukan monitoring ke 4 posko sekaligus demi memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Monitoring berlanjut pada 1 Januari 2026 , saat warga masih merayakan tahun baru, Kasubag PK, Kasie MRLL PJU, dan Kasie Dalops justru mengunjungi 5 lokasi posko. Kepala Dinas sendiri kembali memimpin kunjungan pada 2 Januari 2026 ke 5 titik strategis untuk memverifikasi kondisi posko, kelengkapan peralatan, dan responsivitas personel di lapangan.

Apa yang Dievaluasi? Semua!

Evaluasi di Amanda Hills ini bukan formalitas "sudah kerja, sudah selesai" , tapi benar-benar membedah seluruh aspek operasi:

  • Efektivitas koordinasi antar posko , apakah komunikasi lintas titik sudah berjalan real-time?

  • Kesiapan personel dan peralatan , adakah kendala logistik selama operasi berlangsung?

  • Data traffic counting , bagaimana tren volume kendaraan selama Nataru dan apa insight-nya untuk periode liburan berikutnya?

  • Penanganan insiden , seberapa cepat respons tim terhadap kejadian di lapangan?

  • Kesehatan dan kesejahteraan petugas , apakah rotasi jadwal piket sudah manusiawi?

Catatan-catatan ini menjadi bahan mentah yang sangat berharga untuk menyusun strategi Posko Nataru yang lebih matang di penghujung 2026 nanti.

131 Pegawai, Satu Lokasi, Dua Hari Penuh Makna

Total 131 pegawai Dishub Klaten hadir dalam rangkaian kegiatan ini . mulai dari pejabat struktural, fungsional, hingga garda depan operasional lapangan. Kegiatan dikoordinatori oleh Media Ratna, S.AP., M.Si. dengan penanggung jawab Sapto Widi Harsono, A.Ma.PKB, S.IP, MM.

Pemilihan lokasi Amanda Hills Bandungan, Jalan Nusa Indah 001/001, Kenteng, Bandungan, Kabupaten Semarang, bukan tanpa alasan. Suasana sejuk pegunungan dan jauh dari hiruk-pikuk rutinitas kantor memungkinkan peserta fokus menyerap materi, berdiskusi terbuka, dan membangun kebersamaan. Kadang, untuk bisa reset mindset, kita memang perlu keluar dari zona nyaman dulu.

Pesan Penutup: Disiplin di Dalam, Pelayanan Prima di Luar

Dua agenda besar ini saling melengkapi. Sosialisasi kedisiplinan dan penggajian memperkuat fondasi internal , memastikan setiap pegawai paham aturan main dan termotivasi bekerja optimal. Sementara evaluasi Posko Nataru menjadi cermin operasional, mengidentifikasi apa yang sudah baik dan apa yang perlu ditingkatkan untuk misi-misi berikutnya.

Dengan pemahaman kolektif soal aturan disiplin, sistem penggajian yang transparan, dan catatan evaluasi Nataru yang komprehensif, 131 pegawai Dishub Klaten siap menjalani sisa tahun 2026 dengan semangat BerAKHLAK, Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Disiplin di dalam, evaluasi tanpa henti, dan pelayanan prima untuk warga Klaten , itulah DNA Dishub Klaten 2026!

Klaten Keren, Dishub Beken

--

(ace/dishubklt)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0