Seru Banget! Siswa SDN 2 Sawahan Belajar Lalu Lintas Sambil Jelajah Kantor Dishub Klaten
Program SALUD Dishub Klaten hadir untuk siswa SDN 2 Sawahan dengan metode edukatif interaktif. Anak-anak dijemput bus sekolah, keliling ruang uji & CCRoom, hingga belajar rambu lalu lintas dan cara menyeberang yang aman. Seru, mendidik, dan bikin semangat!
Kamis pagi, 12 Februari 2026. Matahari baru saja naik, tapi semangat siswa-siswi SDN 2 Sawahan sudah meledak-ledak. Hari ini bukan hari sekolah biasa. Hari ini mereka akan naik bus , bukan bus sembarangan, tapi bus sekolah resmi Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten , dan pergi ke tempat yang selama ini cuma mereka lihat dari luar: Kantor Dishub Klaten.
Dua bus sekolah yang dikemudikan oleh Fuad dan Dimas dari Tim AOBT (Angkutan Orang Barang dan Terminal) Dinas Perhubungan sudah terparkir rapi di depan sekolah. Mesin menyala, pintu terbuka, dan senyum lebar menyambut setiap anak yang naik.
Perjalanan dimulai. Dan buat anak-anak SDN 2 Sawahan, ini bukan sekadar field trip. Ini adalah pengalaman pertama mereka belajar keselamatan berlalu lintas langsung dari ahlinya.
Disambut Bak Tamu Kehormatan di Halaman Kantor
Sesampainya di halaman depan Kantor Dinas Perhubungan Klaten, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1, anak-anak langsung disambut oleh Tim Among Tamu yang sudah berdiri rapi dengan senyuman hangat.
Siapa saja yang menyambut?
-
Kabid Angkutan
-
Kabid Lalu Lintas
-
Kasub Bag Umum Kepegawaian
-
Kasie Dalops
Empat pejabat struktural. Bukan bawahan. Bukan staf biasa. Ini pejabat-pejabat penting yang turun langsung ke halaman untuk menyapa anak-anak SD.
Pesannya jelas:
"Kalian penting. Keselamatan kalian adalah prioritas kami."
Perkenalan singkat tentang Dinas Perhubungan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna:
"Dinas Perhubungan adalah lembaga pemerintah yang menjaga jalan dan transportasi agar semua orang , termasuk kalian, bisa bepergian dengan aman. Dishub berbeda dengan Polisi, tapi kami bekerja sama untuk membuat Klaten lebih aman."
Anak-anak mendengarkan dengan mata berbinar. Untuk pertama kalinya, mereka tahu bahwa ada orang-orang yang setiap hari bekerja supaya jalan yang mereka lewati tetap aman.
Sesi Foto: Bukti Kalian Pernah Jadi Bagian dari SALUD
Sebelum masuk ke sesi edukatif, seluruh siswa dan guru difoto bersama di depan Kantor Dishub. Alex, tim dokumentasi, dengan sigap mengabadikan setiap momen.
Foto ini bukan sekadar dokumentasi. Ini adalah kenangan , bukti bahwa mereka pernah menjadi bagian dari Program SALUD Dishub Klaten. Suatu hari nanti, ketika mereka sudah besar dan mengendarai kendaraan sendiri, mungkin mereka akan ingat: "Dulu aku pernah belajar lalu lintas di Dishub Klaten lho."
Ruang Pengujian Kendaraan: Belajar dari Mesin yang Sesungguhnya
Perjalanan edukatif dimulai dari Ruang Pengujian Kendaraan, yang dipandu langsung oleh Kasie TKSA
Di sini bukan teori. Anak-anak diajak melihat langsung bagaimana proses pengujian kendaraan dilakukan. Mereka menyentuh komponen kendaraan, melihat alat uji rem, alat uji emisi gas buang, dan alat uji lampu. Pembelajaran kinetik seperti ini jauh lebih berbekas daripada sekadar mendengarkan di kelas.
CCRoom: Masuk ke "Otak" Dishub yang Mengawasi Seluruh Lalu Lintas Klaten
Dari ruang fisik kendaraan, anak-anak diajak masuk ke era digital. Mereka mengunjungi CCRoom (Control Center Room) , pusat kendali lalu lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten yang dipandu oleh Kasie Manajemen Rekayasa bersama Galih dan Masud.
Kalau tadi mereka lihat mesin dan kendaraan, sekarang mereka lihat layar monitor besar yang menampilkan arus lalu lintas secara real-time dari berbagai CCTV di titik-titik strategis Klaten.
Momen ini powerful. Anak-anak jadi tahu bahwa keselamatan mereka dijaga bahkan oleh teknologi.
Lobby Lantai 2: Sesi Edukatif Utama yang Seru dan Menghibur
Setelah dua sesi kunjungan, saatnya sesi utama di Lobby Lantai 2 Kantor Dishub. Suasana sudah disiapkan oleh Tim Perlengkapan dari Sekretariat: tempat duduk lesehan dengan karpet, banner/backdrop SALUD, balon minimalis yang menambah suasana ceria, sound system, LCD Proyektor dengan materi dan lagu, rambu-rambu lalu lintas peraga, dan helm demonstrasi.
Semuanya tertata rapi. Ini bukan ruang rapat biasa. Ini sudah disulap jadi ruang belajar yang fun, colorful, dan ramah anak.
Fauzi sebagai MC membuka acara dengan penuh energi dan humor yang pas untuk anak-anak. Gelak tawa langsung terdengar. Suasana cair.
Sambutan yang Menyentuh Hati
Sekretaris Dinas Perhubungan:
"Anak-anak yang luar biasa! Selamat datang di rumah Dishub Klaten. Kalian adalah generasi penerus Klaten. Masa depan transportasi yang aman ada di tangan kalian. Hari ini kalian belajar di sini, besok kalian bisa mengajarkan apa yang kalian dapat ke teman-teman, adik-adik, dan orang tua kalian. Karena keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama."
Sambutan Kepala Sekolah SDN 2 Sawahan:
Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dishub Klaten yang telah membuka pintu kantornya untuk anak-anak. Program SALUD dinilai sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman belajar langsung yang tidak bisa didapat di ruang kelas.
Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas: Belajar Sambil Bermain!
Narasumber utama adalah Fauzi, Abduh, Arifin, dan Salsa dari Tim Kasie Dalops. Mereka menyampaikan materi dengan cara yang interaktif, penuh humor, dan mudah dipahami anak-anak.
1. Perkenalan Dishub dan Perbedaannya dengan Polisi
"Kalian tahu bedanya Dishub dan Polisi? Dishub mengurus jalan, transportasi, rambu-rambu, dan keselamatan berlalu lintas. Polisi mengurus keamanan dan ketertiban. Kami bekerja sama supaya Klaten aman! Jadi kalau kalian lihat petugas berseragam abu-abu di jalan, itu Dishub. Kalau berseragam coklat atau hitam, itu Polisi. Tapi tujuan kami sama: menjaga kalian."
2. Pentingnya Memakai Helm
Narasumber membawa helm asli dan mempersilakan anak-anak untuk memegangnya dan memakainya. Demonstrasi visual yang seru!
"Helm adalah topi penyelamat. Kepala adalah bagian paling penting dari tubuh kita. Kalau terjadi kecelakaan, helm akan melindungi kepala kalian. Setiap kali naik motor atau sepeda , HARUS pakai helm. Nggak ada alasan. Nggak ada pengecualian!"
Anak-anak rebutan memakai helm. Suasana ramai tapi penuh makna.
3. Memahami Lampu Lalu Lintas (Traffic Light)
Dengan visualisasi di LCD Proyektor, narasumber menjelaskan dengan lagu yang catchy:
MERAH = BERHENTI "Lampu merah itu perintah untuk berhenti. Tunggu sampai berubah hijau!"
KUNING = SIAP-SIAP "Lampu kuning artinya siap-siap berhenti. Bukan berarti ngebut ya!"
HIJAU = JALAN "Lampu hijau berarti boleh jalan. Tapi tetap lihat kiri-kanan dulu!"
"Merah berhenti, kuning siap, hijau jalan dengan selamat!" Anak-anak bernyanyi bersama dengan penuh semangat.
4. Rambu-Rambu Lalu Lintas
Menggunakan rambu-rambu peraga asli yang sudah disiapkan, narasumber mengajak anak-anak menebak arti setiap rambu:
Anak-anak berlomba menjawab. Yang benar dapat pujian. Yang salah dapat penjelasan. Semua menang.
5. Cara Menyeberang Jalan dengan Aman
Ini sesi paling praktikal. Narasumber mendemonstrasikan langkah demi langkah:
-
Cari zebra cross atau lampu penyeberangan
-
Lihat ke kiri, tengah, kanan
-
Tunggu sampai benar-benar aman
-
Jalan cepat, tapi jangan berlari
-
Tetap awasi sekitar
Beberapa anak diminta maju ke depan untuk simulasi menyeberang. Teman-teman lain mengawasi dan memberikan koreksi. Pembelajaran dari teman sebaya , efektif dan menyenangkan!
Penutupan: Sampai Jumpa Lagi, Duta Keselamatan!
Acara ditutup dengan penuh kehangatan. Pesan terakhir disampaikan:
"Kalian semua sekarang adalah Duta Keselamatan Klaten. Tugas kalian adalah membagikan apa yang sudah kalian pelajari hari ini kepada teman-teman, adik-adik, dan terutama orang tua kalian. Kalau lihat orang tua tidak pakai helm , ingatkan. Kalau lihat teman menyeberang sembarangan , tegur. Karena keselamatan itu tugas kita bersama."
Anak-anak bertepuk tangan. Beberapa bahkan memeluk narasumber. Momen yang nggak bisa dibeli dengan uang.
Pulang dengan Selamat, Pulang dengan Ilmu
Fuad dan Dimas kembali mengantar anak-anak ke SDN 2 Sawahan dengan bus sekolah. Kali ini, perjalanan pulang jadi berbeda. Anak-anak sudah punya mata yang baru ,mata yang bisa membaca rambu, memahami lampu lalu lintas, dan mengerti kenapa helm itu penting.
Beberapa anak berbisik ke temannya sambil menunjuk ke jalan:
"Eh, itu rambu larangan parkir!"
"Lihat, lampunya kuning , berarti siap-siap berhenti!"
"Nanti aku mau bilang ke mama suruh pakai helm!"
Itulah dampak SALUD. Bukan sekadar teori yang masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Tapi pengalaman nyata yang tertanam di hati dan pikiran.
Ketika suatu hari nanti mereka mengendarai kendaraan sendiri, mereka akan ingat: ada helm yang harus dipakai, ada lampu merah yang harus ditaati, dan ada cara menyeberang yang aman yang pernah mereka pelajari di Kantor Dishub Klaten.
Keselamatan Berlalu Lintas Dimulai dari Pendidikan. Pendidikan Dimulai dari Anak-Anak Seperti Kalian!
Klaten Keren, Dishub Beken!
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




