Rakor Penataan Pick Up & Drop Off Ojek Online Klaten Lancar!
Riko Dwi Santosa laporkan Rakor Penataan Titik Pick Up & Drop Off Ojek Online berjalan lancar. Kepala Dinas pimpin, multi-stakeholder siap sinergi untuk ciptakan lalu lintas tertib & aman. Solusi komprehensif transportasi online Klaten.
Dishub Klaten Gelar Rakor Penataan Titik Penjemputan Ojek Online: Multi-Stakeholder Siap Sinergi untuk Ciptakan Lalu Lintas Tertib, Aman, dan Produktif!
Selasa, 6 Januari 2026, Rakor yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten di Ruang Rapat Dinas Perhubungan mempertemukan para stakeholder transportasi kota Klaten untuk membahas strategi komprehensif penertiban titik penjemputan ojek online.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan dan didampingi Kepala Bidang Angkutan, menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah terhadap penyelesaian tantangan transportasi online yang semakin kompleks.
Ojek Online di Klaten: Solusi Mobilitas yang Membutuhkan Terapi Tertib
Ojek online bukan musuh lalu lintas. Ini adalah moda transportasi yang sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama di kawasan padat dan area-area yang sulit diakses kendaraan umum konvensional. Jutaan pengguna setiap hari memanfaatkan layanan ini untuk:
-
Berangkat kerja dengan cepat tanpa ribet parkir mobil
-
Mengantar anak ke sekolah dengan aman
-
Menjangkau area-area yang tidak terjangkau angkot
-
Alterif mobilitas untuk yang tidak punya kendaraan pribadi
Namun, tanpa regulasi yang jelas, ojek online malah jadi "belenggu" lalu lintas.
Permasalahan Lapangan yang Mendesak Solusi
Dari presentasi materi di rakor ini, tim Dishub Klaten mengidentifikasi 4 permasalahan utama yang terjadi saat ini:
1. Penumpang Menunggu di Lokasi Tidak Aman
-
Calon penumpang sering menunggu ojek di bahu jalan atau area terlarang
-
Tidak ada titik khusus yang jelas dan aman
-
Risiko kecelakaan saat naik/turun dari motor
-
Penumpang rentan terhadap cuaca, kecelakaaan, atau tindak pidana
2. Pengemudi Berhenti Mendadak di Badan Jalan
-
Ojek online "mangkal" di mana saja untuk tunggu penumpang
-
Mengurangi lajur lalu lintas yang tersedia
-
Pengemudi berisiko pelanggaran karena parkir sembarangan
-
Rentan kecelakaan akibat berhenti tanpa persiapan
3. Mengganggu Arus Lalu Lintas
-
Aktivitas penjemputan yang tidak teratur menciptakan bottleneck
-
Mobil/motor lain harus berakselerasi dan mengerem tiba-tiba
-
Kemacetan bertambah parah di jam-jam sibuk
-
Polusi udara meningkat akibat stop-and-go traffic
4. Konflik dengan Ojek Pangkalan & Pengguna Jalan Lain
-
Ojek pangkalan merasa "kehilangan territory" dan penumpang
-
Sering terjadi cekcok antara ojek pangkalan dan ojek online
-
Pejalan kaki merasa terganggu oleh aktivitas penjemputan
-
Pedagang formal di tepi jalan komplain kebersihannya terganggu
Dengan permasalahan ini, perlunya rakor bukan sekedar aspiratif, ini URGENT dan strategis.
Kriteria Lokasi Pick Up & Drop Off (Technical Specification)
Dishub Klaten tidak sembarangan menentukan titik. Setiap lokasi harus memenuhi 4 kriteria ketat:
| Kriteria | Penjelasan |
|---|---|
| Mudah Diakses | Pengemudi & penumpang bisa menemukan dengan mudah, signage jelas, di area yang familiar |
| Tidak di Tikungan/Persimpangan Padat | Hindari area berbahaya: tikungan tajam, simpang empat sibuk, area berkendara tinggi |
| Ruang Berhenti Cukup | Minimal 2-3 motor bisa berhenti bersamaan tanpa obstruksi lalu lintas |
| Aman & Jarak Pandang Baik | Visibility tinggi dari arah manapun, bukan di balik pohon/toko, area terang & terbuka |
Titik-Titik Strategis yang Diidentifikasi
Dalam rakor, Dishub Klaten memaparkan beberapa lokasi strategis yang sudah dievaluasi:
1. Sub Terminal Penggung
-
Area yang sudah semi-formal sebagai pusat transportasi lokal
-
Potensi sebagai hub penjemputan utama ojek online
-
Infrastruktur sudah memadai, tinggal standardisasi
2. Sub Terminal Bendogantungan
-
Lokasi alternatif dengan aksesibilitas baik
-
Melayani populasi yang berbeda dari Terminal Ir. Soekarno
-
Dapat mengurangi consentration di satu lokasi
3. Terminal Ir. Soekarno (Terminal Utama)
-
Hub transportasi utama Klaten
-
Saat ini: Permasalahan signifikan dengan ojek online "mangkal" di dekat terminal
-
Penumpang KAI komplain: titik penjemputan ojek online terlalu jauh (~140-190m dari pintu terminal)
-
Solusi: Relokasi titik pick up yang lebih dekat namun tetap aman bagi lalu lintas
4. Stasiun Klaten (Stasiun Kereta)
-
Lokasi premium dengan arus penumpang tinggi
-
Perselisihan ojek pangkalan vs ojek online cukup tinggi
-
Tantangan: Menemukan lokasi yang aman dari tikungan & persimpangan padat stasiun
-
Rencana: Penetapan titik khusus yang meredam konflik
Jangan Tunggu Jauh-Jauh: Solusi Dimulai Sekarang
Untuk Penumpang Ojek Online:
Pantau informasi resmi dari Dishub Klaten tentang titik pick up & drop off yang sudah ditetapkan. Gunakan lokasi resmi untuk keselamatan & kenyamanan Anda.
Untuk Pengemudi Ojek Online & Ojek Pangkalan:
Pahami regulasi baru dengan baik. Ini bukan "kompetisi siapa menang," tapi kolaborasi untuk lalu lintas yang lebih tertib & produktif. Penumpang adalah prioritas utama kita semua.
Untuk Warga Klaten yang Peduli:
Jika menemukan ojek online yang tidak mematuhi titik pick up resmi atau mengganggu lalu lintas, sampaikan laporan melalui:
-
Aplikasi LaporMasBup
-
WhatsApp: 0856-7567-333 atau 0857-1278-3670
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




