Aksi Penyelamatan Lampu "Insecure" di Jalur Boyolali-Jatinom, Kharis Setiawan Luruskan Ornamen yang Melenceng ke Sawah
Gercep Bapak Kharis Setiawan Tim PJU Dishub Klaten perbaiki ornamen lampu jalan yang miring ke sawah di 2 titik Jalan Boyolali Jatinom Pastikan penerangan kembali fokus ke jalan demi keselamatan pengendara
Senin, 5 Januari 2026 , Mengawali pekan pertama di tahun 2026 dengan semangat full senyum, Tim PJU Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten kembali turun ke jalan. Kali ini giliran Bapak Kharis Setiawan yang menjadi garda terdepan dalam misi penyelamatan aset penerangan jalan di jalur vital penghubung Boyolali dan Jatinom.
Ada pemandangan unik yang terjadi di dua titik lokasi Jalan Boyolali-Jatinom pada Senin siang ini. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang seharusnya berdiri tegak menerangi aspal, justru ditemukan sedang "memalingkan wajah" alias miring menjorok ke area persawahan.
Kondisi ornamen lampu yang miring ini tentu bukan masalah sepele. Jika dibiarkan, cahaya lampu di malam hari tidak akan maksimal menerangi pengguna jalan, melainkan malah menyinari tanaman padi yang sedang tertidur lelap. Selain itu, posisi ornamen yang tidak presisi berpotensi membahayakan konstruksi tiang jika diterpa angin kencang.
Gerak Cepat Tim PJU: Luruskan yang Bengkok
Tanpa menunggu lama setelah laporan masuk, Bapak Kharis Setiawan dan tim langsung meluncur ke lokasi dengan armada skylift andalan. Proses perbaikan dilakukan dengan penuh kehati-hatian namun tetap sat-set.
- Analisa Masalah di Ketinggian
Dengan menggunakan crane, salah satu anggota Tim PJU naik untuk memeriksa penyebab miringnya ornamen. Apakah karena baut yang kendor, faktor cuaca, atau getaran kendaraan berat yang melintas. - Eksekusi Perbaikan
Tangan dingin Tim PJU dengan sigap memutar balik posisi ornamen lampu ke arah yang benar. Ornamen dikencangkan kembali, fitting diperiksa, dan dipastikan sorot lampu nanti malam akan kembali fokus ke jalan raya, bukan lagi insecure melihat ke arah sawah. - Dua Titik Teratasi
Tidak hanya satu, tapi dua titik lampu yang bermasalah di sepanjang jalur tersebut berhasil ditangani dalam waktu singkat. Efisiensi kerja ini memastikan tidak ada gangguan lalu lintas yang berarti selama proses perbaikan berlangsung.
Filosofi Meluruskan Arah
Apa yang dilakukan Bapak Kharis Setiawan dkk hari ini mengajarkan kita satu hal penting di awal tahun 2026 ini. Bahwa segala sesuatu yang mulai melenceng dari tujuannya harus segera diluruskan kembali. Sama seperti lampu PJU ini, fungsinya adalah menerangi jalan bagi para musafir dan pekerja yang pulang malam. Ketika dia melenceng, maka tugas kitalah untuk mengembalikannya ke jalan yang benar.
Berkat dedikasi Bapak Kharis dan tim, warga yang melintas di Jalan Boyolali-Jatinom nanti malam bisa berkendara dengan lebih tenang dan aman. Tidak ada lagi dark spot yang mengkhawatirkan di dua titik tersebut.
Terima Kasih, Pahlawan Penjaga Cahaya!
Apresiasi setinggi-tingginya untuk Bapak Kharis Setiawan dan seluruh kru lapangan Dinas Perhubungan Klaten. Panas terik matahari siang ini tidak menyurutkan semangat kalian untuk memastikan keselamatan warga. Kalian adalah bukti nyata bahwa pelayanan publik di Klaten semakin responsif, humanis, dan selalu hadir memberikan solusi.
Jatinom Terang, Warga Senang, Klaten Makin Benderang!
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




