Bupati Klaten Turun Langsung! 281 Juru Parkir Dikumpulkan di Alun-Alun, Ini 4 Pesan Pentingnya
Bupati Klaten pimpin langsung Apel Pembinaan 281 Juru Parkir dari 22 pengelola di Alun-Alun Klaten. Sosialisasi Perda No 15/2023 & Perbup No 22/2016. Pesan: bersihkan lingkungan sebelum kerja, tarif sesuai aturan, lengkapi rompi & peluit, dan daftarkan BPJS Ketenagakerjaan!
Jumat pagi, 13 Februari 2026. Matahari baru saja naik pelan-pelan, tapi Alun-Alun Klaten sudah ramai. Bukan karena CFD. Bukan karena pasar tumpah. Tapi karena Bupati Klaten turun langsung memimpin Apel Pembinaan Juru Parkir Tepi Jalan Umum Tahun 2026. Dengan 281 juru parkir dari 22 pengelola berbaris rapi, lengkap dengan rompi orange, topi, sepatu, KTA, dan peluit. Ini jelas bukan sekadar apel biasa. Ini deklarasi kesiapan Klaten menghadapi Lebaran 1447 H.
Dan ini bukan formalitas belaka.
Pagi yang Nggak Biasa di Alun-Alun
Kegiatan Apel Pembinaan Juru Parkir Tepi Jalan Umum Tahun 2026 Serta Sosialisasi Perda No 15 Tahun 2023 dan Perbup No 22 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perparkiran Tepi Jalan Umum ini diselenggarakan berdasarkan Surat Undangan Nomor 000.1.11/22/2026/24 tertanggal 10 Februari 2026, ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten.
MC diminta secara resmi dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten melalui Surat Permohonan Nomor 000.1.11/21/2026/24.
Narasumber Berat: Bupati, Kejaksaan, dan Polres
Ini bukan pembinaan level kepala seksi. Narasumber yang dihadirkan bukan main-main:
-
Bupati Klaten Surat Permohonan Narasumber Nomor 000.1.11/19/2026/24
-
Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Surat Permohonan Narasumber Nomor 000.1.11/18/2026/24
-
Kapolres Klaten Surat Permohonan Narasumber Nomor 000.1.11/20/2026/24
Tiga pilar kekuatan: eksekutif, yudikatif, dan keamanan. Semua hadir untuk satu agenda: memastikan perparkiran di Klaten berjalan profesional, tertib, dan bebas pungli.
Yang Hadir: Dari Bupati Sampai Tukang Parkir
Daftar hadir apel ini menggambarkan betapa seriusnya kegiatan ini:
Pimpinan & Narasumber:
-
Bupati Klaten
-
Kejaksaan Negeri Klaten
-
Polres Klaten
Jajaran Dishub Klaten:
-
Sekretaris Dinas Perhubungan
-
Kabid Lalu Lintas & Kabid Angkutan
-
Kasie Dalops (Pengendalian Operasional LL & Perparkiran)
-
Kasie MRLL & PJU
-
Kasie AOBT & Kasie Teknik Keselamatan Sarana Angkutan
-
Kasubag Umum Kepegawaian & Kasubag Perencanaan Keuangan
-
Staff Seksi Dalops
22 Pengelola Parkir & 281 Juru Parkir:
| No | Pengelola Parkir | Jumlah Juru Parkir |
|---|---|---|
| 1 | CV. Tiga Putra Widya | 20 |
| 2 | KPRI Kerta Raharja | 20 |
| 3 | CV. Karya Sampurno | 20 |
| 4 | PT. Rekinsha Bimantara Makmur | 10 |
| 5 | CV. Baik Baik Saja | 20 |
| 6 | CV. Sumber Barokah | 5 |
| 7 | CV. Sartika Gangsar Prakasa | 15 |
| 8 | CV. Sekar Sakti | 20 |
| 9 | CV. Sumber Rejeki Dua | 10 |
| 10 | CV. Nderek Kersane Gusti | 10 |
| 11 | CV. Dwi Berkah | 15 |
| 12 | CV. Brahma Gemilang | 10 |
| 13 | CV. Jab Konstruksi Jaya | 10 |
| 14 | CV. Kreteg Telu Abadi | 11 |
| 15 | CV. Setya Jaya Abadi | 10 |
| 16 | CV. Berlian Jaya | 10 |
| 17 | CV. Gambate Lokal Koi | 10 |
| 18 | CV. Saka Papat Bersaudara | 10 |
| 19 | CV. Putri Indo Pratama | 15 |
| 20 | CV. Bhirawa Menjangan Abadi | 15 |
| 21 | CV. Putra Ragil Mandiri Sejahtera | 15 |
| 22 | CV. Sabda Shankara | 10 |
| TOTAL | 281 |
Dan jangan lupa: sesuai undangan, setiap juru parkir wajib mengenakan seragam rompi orange, topi, sepatu, KTA, dan membawa peluit. Nggak ada yang datang asal-asalan.
4 Pesan Penting dari Bupati Klaten
Inilah inti dari apel pagi ini. Bupati Klaten menyampaikan 4 pesan kunci yang wajib dipatuhi oleh seluruh juru parkir dan pengelola:
1. Bersihkan Dulu, Baru Kerja!
Pesan pertama ini datang langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026. Presiden menekankan pentingnya mobilisasi seluruh elemen untuk menjaga kebersihan lingkungan secara masif setiap pagi.
Bupati menginstruksikan: setiap juru parkir, sebelum memulai pekerjaan, wajib membersihkan area sekitar titik parkirnya terlebih dahulu. Ini bukan sekadar instruksi, ini adalah bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan Presiden, dan Klaten ikut bergerak dari level terkecil: tukang parkir.
Bayangkan dampaknya. 281 juru parkir membersihkan 281 titik parkir di seluruh Klaten. Setiap pagi. Setiap hari. Itu sama dengan 281 pasukan kebersihan gratis yang tersebar di seluruh penjuru kota!
2. Lebaran Datang, Tarif Tetap!
Lebaran 1447 H tinggal hitungan minggu. Volume wisatawan dan pemudik akan melonjak. Dan di sinilah godaan terbesar bagi juru parkir: menaikkan tarif sepihak.
Bupati menegaskan: tarif parkir harus tetap sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Tidak boleh ada parkir nuthuk. Tidak boleh ada pungutan liar. Titik.
Juru parkir diharapkan siap menerima kunjungan wisatawan dengan pelayanan ramah, profesional, dan taat aturan , bukan malah memanfaatkan keramaian untuk cari untung lebih.
Ini juga selaras dengan pesan mendiang Wakil Bupati Klaten, Alm. Benny Indra Ardhianto, dalam Sosialisasi Pengelolaan Parkir November 2025 lalu: "Retribusi memang perlu meningkat, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana penataan parkir ini benar-benar mencerminkan wajah Klaten yang tertib, nyaman, dan bersih."
3. Pengelola: Lengkapi Perlengkapan Juru Parkir!
Pesan ketiga ditujukan khusus kepada para pengelola parkir. Bupati minta agar setiap pengelola melengkapi juru parkirnya dengan perlengkapan standar:
-
Rompi (sesuai undangan: rompi orange)
-
Topi
-
Sepatu (bukan sandal!)
-
KTA (Kartu Tanda Anggota)
-
Peluit
Kelengkapan ini bukan soal gaya , ini soal identitas dan profesionalisme. Juru parkir yang lengkap atributnya lebih mudah dikenali masyarakat, lebih dipercaya, dan lebih mudah diawasi oleh Dishub dan aparat keamanan.
Ini juga sejalan dengan Perbup Klaten Nomor 22 Tahun 2016 yang mengatur bahwa juru parkir wajib menggunakan pakaian seragam, tanda pengenal, dan kelengkapan lainnya saat bertugas.
4. Daftarkan Juru Parkir ke BPJS Ketenagakerjaan!
Dan ini yang paling manusiawi dari keempat pesan Bupati.
Para pengelola parkir diminta mendaftarkan juru parkirnya ke BPJS Ketenagakerjaan. Ini soal perlindungan. Soal martabat pekerja. Soal jaminan bahwa kalau terjadi sesuatu di lapangan semisal kecelakaan, sakit, atau risiko kerja lainnya , juru parkir tidak dibiarkan berjuang sendirian.
Juru parkir berdiri di pinggir jalan dari pagi sampai malam, di bawah terik matahari dan guyuran hujan. Mereka menghadapi risiko yang nyata setiap hari. Dan mereka berhak mendapatkan perlindungan.
Pesan ini menunjukkan bahwa pembinaan parkir di Klaten bukan cuma soal retribusi dan ketertiban, tapi juga soal kesejahteraan manusia yang menjalankan tugasnya.
Sosialisasi Perda dan Perbup: Payung Hukum yang Jelas
Selain 4 pesan Bupati, apel ini juga menjadi momentum sosialisasi dua regulasi penting:
| Regulasi | Isi Pokok |
|---|---|
| Perda No 15 Tahun 2023 | Pajak Daerah dan Retribusi Daerah , mengatur tarif resmi parkir di TJU |
| Perbup No 22 Tahun 2016 | Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum , mengatur teknis pengelolaan, hak-kewajiban pengelola & juru parkir, pengawasan, dan sanksi |
Dengan kehadiran Kejaksaan Negeri Klaten dan Polres Klaten sebagai narasumber, pesan yang disampaikan sangat jelas: aturan ini bukan sekadar tertulis di kertas, tapi akan ditegakkan. Siapa melanggar, siap ditindak.
Konteks Lebih Luas: Rangkaian Pembinaan Parkir Klaten
Apel Pembinaan Juru Parkir 13 Februari 2026 ini bukan kegiatan pertama. Ini adalah bagian dari rangkaian pembinaan yang konsisten dilakukan Pemkab Klaten:
-
Juni 2025 Bupati Hamenang bersama Alm. Wakil Bupati Benny Indra melakukan pembinaan juru parkir di Alun-Alun Klaten
-
November 2025 Wakil Bupati Benny Indra memimpin Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengelolaan Parkir TJU di Ruang Rapat B2 Setda
-
Januari 2026 Bupati Klaten menyelenggarakan Sosialisasi Standar Pengelolaan Parkir TJU bersama Kajari, Kasat Lantas, dan Kadishub
-
Februari 2026 Apel Pembinaan Juru Parkir di Alun-Alun Klaten (kegiatan ini)
Konsistensi ini menunjukkan bahwa reformasi tata parkir Klaten bukan wacana musiman. Ini program berkelanjutan yang terus di-push dari level kepala daerah.
Momentum Jelang Lebaran
Timing apel ini bukan kebetulan. Dua hari sebelumnya, Dishub Klaten baru saja menggelar Rakor Persiapan Posko Lebaran 1447 H dan Mudik Gratis yang membahas kesiapan 6 posko, 159 personel, dan 10 bus gratis. Evaluasi MRLL di tiga ruas jalan strategis juga sudah tuntas.
Dan sekarang, giliran 281 juru parkir yang disiapkan. Karena saat wisatawan dan pemudik membanjiri Klaten, orang pertama yang mereka temui bukan Bupati, bukan Kadishub , tapi tukang parkir. Dan kesan pertama itu menentukan segalanya.
Klaten paham betul: wajah kota ada di garis depan. Dan garis depan itu adalah juru parkir.
Punya Keluhan Soal Parkir?
Ketemu parkir nuthuk? Juru parkir nggak pakai rompi? Tarif nggak sesuai? Jangan cuma dipendam!
Jadilah warga Klaten yang aktif dan kritis. Laporkan melalui:
-
LaporMasBup
-
WhatsApp: 0856-7567-333 / 0857-1278-3670 (Chat Only)
-
Email: perhubunganklaten@gmail.com
-
Foto bukti (juru parkir, lokasi, tarif) → kirim ke @dishubklaten
Suara Anda, energi perbaikan kami!
Klaten Keren, Dishub Beken!
--
(ace/dishubklt)
What's Your Reaction?




